
Tim produk agen cerdas QClaw di bawah Tencent Computer Manager Team mengumumkan pada 20 April bahwa versi luar negerinya resmi mulai uji coba (beta) terbatas, dengan batch pertama mencakup Amerika Serikat, Kanada, Singapura, dan Korea Selatan, serta mendukung banyak bahasa seperti Tionghoa, Inggris, Prancis, Spanyol, dan Korea. Selama masa uji coba, setiap hari akan diberikan 40 juta Token, sekaligus membuka 20.000 kuota pertama untuk “Founding Claw”, dengan sistem siapa cepat dia dapat.
Salah satu fitur yang paling mendapat perhatian di versi luar negeri QClaw adalah dukungannya untuk memanggil AI agen lokal secara langsung melalui WhatsApp dan Telegram, sehingga pengguna luar negeri yang terbiasa dengan aplikasi pesan instan tidak perlu mengunduh klien khusus tambahan. Selain itu, versi luar negeri secara khusus membuka QClaw Playground (pakar area), dengan peran pakar seperti pelatih kebugaran, penasihat keuangan, dan guru bahasa yang sudah dipra-set; setelah pengguna mengklik “Saya ingin”, dalam hitungan beberapa detik mereka akan mendapatkan seorang mentor AI yang sepenuhnya dikonfigurasi khusus.
Berdasarkan skenario kehidupan pengguna luar negeri, pihak resmi merangkum tiga penggunaan tipikal: QClaw it (eksekusi tugas), QClaw Daily (asisten harian), dan QClaw Up (peningkatan kemampuan).
Versi luar negeri QClaw menggunakan arsitektur pemrosesan data lokal, sehingga semua data diproses pada perangkat pengguna dan tidak diunggah ke cloud. Pada saat yang sama, modul keamanan “The Gateway” yang ditransplantasikan dari versi domestik turut diluncurkan, untuk mencegat secara real time prompt, skills, dan skrip eksekusi, sehingga risiko AI agent disalahgunakan secara jahat dapat diturunkan.
Versi bahasa Tionghoa QClaw resmi memasuki uji publik (public beta) pada Maret 2026; dalam 10 hari setelah peluncuran, jumlah pengguna sudah menembus 1 juta. Berkat keunggulannya “tanpa perlu deploy, tanpa perlu command line”, ia dengan cepat menjadi populer di dalam negeri. Peter Steinberger, pendiri OpenClaw, saat me-retweet informasi terkait menyatakan: “Terima kasih kepada tim Tencent dan kami bekerja sama, serta menyediakan data pengujian untuk meningkatkan performa harness OpenClaw! Bagi teman-teman yang kurang terbiasa menggunakan command line, QClaw adalah pilihan yang sangat bagus.”
Perbedaan inti versi luar negeri terletak pada penambahan QClaw Playground (pakar area), yang menyediakan peran siap pakai seperti pelatih kebugaran, penasihat keuangan, dan guru bahasa; sekaligus mendukung pemanggilan AI agent lokal melalui WhatsApp dan Telegram, sehingga lebih sesuai dengan kebiasaan penggunaan pengguna luar negeri. Versi luar negeri juga menambahkan dukungan multi-bahasa seperti Inggris, Prancis, Spanyol, dan Korea; sebagian besar fungsi versi bahasa Tionghoa sudah diintegrasikan ke versi luar negeri.
Pengumuman resmi saat ini mengungkapkan bahwa 20.000 kuota pertama untuk “Founding Claw” dibuka dengan sistem siapa cepat dia dapat. Rincian detail hak istimewa khusus anggota masih belum sepenuhnya diungkap, sehingga disarankan agar pengguna yang tertarik mengunjungi qclawsg.qq.com untuk melihat pengumuman resmi terbaru agar mendapatkan informasi pertama.
Versi luar negeri QClaw menggunakan arsitektur pemrosesan data lokal, sehingga semua data diproses pada perangkat pengguna dan tidak diunggah ke cloud. Pada saat yang sama, modul keamanan “The Gateway” mencegat secara real time prompt, skills, dan skrip eksekusi, memberikan lapisan perlindungan keamanan tambahan untuk penggunaan AI agent.
Artikel Terkait
Multichainz Meluncurkan Token CHAINZ di Multi-Chain Launchpad Fjord Foundry
Alamat Multi-Sig Tim AIOT yang Diduga Mendistribusikan 50M Token senilai $1.858M
Portal Meluncurkan 2.0 dengan Fokus AI-Native, Dipimpin oleh Mantan Direktur Ubisoft Benjamin Charbit
KelpDAO $290M Eksploitasi Dikaitkan dengan Grup Lazarus Korea Utara
TVL JUST Protocol Melonjak ke $11,4B, Memimpin 41,83% Pangsa Pasar di Tron DeFi
Story (IP) meluncurkan staking berbasis “peluru” dan memulai aktivitas insentif senilai 200 juta won Korea