Artikel ini memandu Anda memahami jenis-jenis altcoin dan fungsinya secara mendalam. Altcoin merujuk pada semua cryptocurrency selain Bitcoin, dengan lebih dari 18.000 varian di pasar yang dapat dikategorikan menjadi Bitcoin forks, altcoin berbasis mining, proof-of-stake, dan stablecoin. Setiap kategori memiliki karakteristik unik: Bitcoin forks seperti BCH menawarkan transaksi lebih cepat, Ethereum memungkinkan smart contracts, Cardano mengedepankan efisiensi energi, dan stablecoin mengurangi volatilitas. Artikel menjelaskan cara membeli altcoin melalui platform pertukaran seperti Gate, faktor evaluasi investasi berdasarkan kapitalisasi pasar dan fundamentals proyek, serta dinamika musim altcoin. Meskipun altcoin menawarkan potensi keuntungan besar terutama saat musim altcoin, risiko volatilitas dan kegagalan proyek sangat tinggi. Pembaca disarankan melakukan riset mandiri (DYOR) sebelum investasi dan hanya menggunakan dana yang mampu ditanggung untuk kerugian.