Seiring berakhirnya tahun, emas dan perak menunjukkan pola teknikal yang belum pernah terlihat selama setengah abad terakhir. Indeks Kekuatan Relatif (RSI) pada kerangka waktu 30 hari untuk kedua aset ini melonjak ke wilayah ekstrem yang jarang disaksikan sejak tahun 1970-an. Menurut sumber data pasar, tingkat luar biasa ini biasanya bertepatan dengan pergeseran rezim makroekonomi yang signifikan daripada kelanjutan pasar secara bertahap, dan sejarah menunjukkan bahwa transisi ini berulang kali mendahului gangguan besar dalam ekosistem kripto.
Ketika Logam Mulia Menunjukkan Sinyal Ekstrem: Apa Artinya untuk Crypto
Pembacaan RSI untuk emas dan perak kini telah memasuki level yang biasanya diklasifikasikan oleh analis teknikal sebagai zona kelelahan. Sejak tahun 1970-an, metrik ini umumnya berosilasi dalam kisaran 30 hingga 70, dengan pembacaan mendekati 70 menandakan kondisi overbought dan potensi kelelahan pasar. Puncak 50 tahun saat ini menunjukkan bahwa pasar mungkin mendekati titik infleksi kritis—ambang batas yang dapat mengubah tidak hanya pasar komoditas, tetapi juga lanskap keuangan yang lebih luas, termasuk aset digital.
Secara historis, ekstrem RSI ini telah mendahului perubahan rezim pasar yang berarti daripada tren yang mulus dan dapat diprediksi. Pengaturan saat ini mencerminkan siklus sebelumnya di mana momentum logam mulia berubah secara dramatis, sering kali memicu efek berantai di seluruh sistem keuangan yang saling terhubung.
Pasar Crypto Bersiap Menghadapi Potensi Lonjakan Volatilitas
Hubungan antara momentum logam mulia dan volatilitas crypto sudah terdokumentasi dengan baik. Ketika emas dan perak memasuki wilayah teknikal ekstrem ini, pasar aset digital menunjukkan sensitivitas yang signifikan terhadap perubahan yang mengikuti. Contoh masa lalu dari puncak momentum logam mulia sering kali memicu volatilitas besar di seluruh ekosistem keuangan, kadang disertai kekhawatiran tentang pengetatan moneter yang agresif atau tekanan deflasi.
Yang membuat situasi saat ini menjadi penting adalah konvergensi sinyal-sinyal tersebut. Sementara pasar mendekati perayaan akhir tahun, puncak RSI 50 tahun pada emas dan perak berfungsi sebagai peringatan kontra untuk lanskap crypto. Alih-alih kelanjutan kenaikan yang mulus, investor harus bersiap menghadapi volatilitas yang meningkat dan penyesuaian harga pasar yang tak terduga.
Lintasan nyata dari perkembangan ini akan terungkap dalam beberapa minggu mendatang. Peserta pasar yang memantau aset digital harus tetap waspada, karena secara historis sinyal logam mulia ini telah mendahului periode ketidakpastian yang meningkat dan penyesuaian harga yang cepat di seluruh kepemilikan crypto.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
RSI Logam Mulia Melonjak ke Ekstrem 50 Tahun yang Tidak Biasa, Menandakan Potensi Gejolak Pasar Crypto
Seiring berakhirnya tahun, emas dan perak menunjukkan pola teknikal yang belum pernah terlihat selama setengah abad terakhir. Indeks Kekuatan Relatif (RSI) pada kerangka waktu 30 hari untuk kedua aset ini melonjak ke wilayah ekstrem yang jarang disaksikan sejak tahun 1970-an. Menurut sumber data pasar, tingkat luar biasa ini biasanya bertepatan dengan pergeseran rezim makroekonomi yang signifikan daripada kelanjutan pasar secara bertahap, dan sejarah menunjukkan bahwa transisi ini berulang kali mendahului gangguan besar dalam ekosistem kripto.
Ketika Logam Mulia Menunjukkan Sinyal Ekstrem: Apa Artinya untuk Crypto
Pembacaan RSI untuk emas dan perak kini telah memasuki level yang biasanya diklasifikasikan oleh analis teknikal sebagai zona kelelahan. Sejak tahun 1970-an, metrik ini umumnya berosilasi dalam kisaran 30 hingga 70, dengan pembacaan mendekati 70 menandakan kondisi overbought dan potensi kelelahan pasar. Puncak 50 tahun saat ini menunjukkan bahwa pasar mungkin mendekati titik infleksi kritis—ambang batas yang dapat mengubah tidak hanya pasar komoditas, tetapi juga lanskap keuangan yang lebih luas, termasuk aset digital.
Secara historis, ekstrem RSI ini telah mendahului perubahan rezim pasar yang berarti daripada tren yang mulus dan dapat diprediksi. Pengaturan saat ini mencerminkan siklus sebelumnya di mana momentum logam mulia berubah secara dramatis, sering kali memicu efek berantai di seluruh sistem keuangan yang saling terhubung.
Pasar Crypto Bersiap Menghadapi Potensi Lonjakan Volatilitas
Hubungan antara momentum logam mulia dan volatilitas crypto sudah terdokumentasi dengan baik. Ketika emas dan perak memasuki wilayah teknikal ekstrem ini, pasar aset digital menunjukkan sensitivitas yang signifikan terhadap perubahan yang mengikuti. Contoh masa lalu dari puncak momentum logam mulia sering kali memicu volatilitas besar di seluruh ekosistem keuangan, kadang disertai kekhawatiran tentang pengetatan moneter yang agresif atau tekanan deflasi.
Yang membuat situasi saat ini menjadi penting adalah konvergensi sinyal-sinyal tersebut. Sementara pasar mendekati perayaan akhir tahun, puncak RSI 50 tahun pada emas dan perak berfungsi sebagai peringatan kontra untuk lanskap crypto. Alih-alih kelanjutan kenaikan yang mulus, investor harus bersiap menghadapi volatilitas yang meningkat dan penyesuaian harga pasar yang tak terduga.
Lintasan nyata dari perkembangan ini akan terungkap dalam beberapa minggu mendatang. Peserta pasar yang memantau aset digital harus tetap waspada, karena secara historis sinyal logam mulia ini telah mendahului periode ketidakpastian yang meningkat dan penyesuaian harga yang cepat di seluruh kepemilikan crypto.