2025年 pasar kripto sekali lagi memperbarui ekspektasi orang. Total kapitalisasi pasar aset kripto sepanjang tahun pertama kali menembus angka 4 triliun dolar AS, dengan Bitcoin mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah. Namun, di balik catatan prestasi yang mencolok ini tersembunyi beberapa fenomena kontradiktif.
Dari data terlihat, pasar akhirnya mengalami penurunan sekitar 7.9%, dipengaruhi oleh ketidakpastian ekonomi makro yang jelas. Di satu sisi, ETF spot AS terus menarik dana, dengan aliran masuk bersih lebih dari 210 miliar dolar AS, menunjukkan motivasi besar dari investor institusi. Di sisi lain, jumlah alamat aktif di jaringan Bitcoin justru menurun sebesar 16% dibandingkan tahun sebelumnya, menciptakan kontras yang mencolok.
Ini mencerminkan bahwa saat ini Bitcoin menunjukkan ciri khas "atribut aset yang kuat, aktivitas di chain yang lemah". Singkatnya, semakin banyak dana yang memperlakukan Bitcoin sebagai alat alokasi aset, bukan sebagai yang benar-benar digunakan dan diperdagangkan. Popularitas ETF adalah wujud nyata dari tren ini—institusi dan investor ritel memegang eksposur Bitcoin melalui ETF, bukan langsung berinteraksi di chain.
Melihat ke tahun 2026, diferensiasi ini mungkin akan terus berlanjut. Ketidakpastian ekonomi makro tetap menjadi faktor penting yang mempengaruhi pasar, tetapi posisi aset kripto dalam alokasi aset global sedang meningkat secara bertahap. Kuncinya adalah, apakah di masa depan kita akan melihat lebih banyak aplikasi nyata yang mendorong pemulihan aktivitas di chain, yang akan menentukan apakah ekosistem secara keseluruhan dapat mencapai perkembangan yang lebih seimbang.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
2025年 pasar kripto sekali lagi memperbarui ekspektasi orang. Total kapitalisasi pasar aset kripto sepanjang tahun pertama kali menembus angka 4 triliun dolar AS, dengan Bitcoin mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah. Namun, di balik catatan prestasi yang mencolok ini tersembunyi beberapa fenomena kontradiktif.
Dari data terlihat, pasar akhirnya mengalami penurunan sekitar 7.9%, dipengaruhi oleh ketidakpastian ekonomi makro yang jelas. Di satu sisi, ETF spot AS terus menarik dana, dengan aliran masuk bersih lebih dari 210 miliar dolar AS, menunjukkan motivasi besar dari investor institusi. Di sisi lain, jumlah alamat aktif di jaringan Bitcoin justru menurun sebesar 16% dibandingkan tahun sebelumnya, menciptakan kontras yang mencolok.
Ini mencerminkan bahwa saat ini Bitcoin menunjukkan ciri khas "atribut aset yang kuat, aktivitas di chain yang lemah". Singkatnya, semakin banyak dana yang memperlakukan Bitcoin sebagai alat alokasi aset, bukan sebagai yang benar-benar digunakan dan diperdagangkan. Popularitas ETF adalah wujud nyata dari tren ini—institusi dan investor ritel memegang eksposur Bitcoin melalui ETF, bukan langsung berinteraksi di chain.
Melihat ke tahun 2026, diferensiasi ini mungkin akan terus berlanjut. Ketidakpastian ekonomi makro tetap menjadi faktor penting yang mempengaruhi pasar, tetapi posisi aset kripto dalam alokasi aset global sedang meningkat secara bertahap. Kuncinya adalah, apakah di masa depan kita akan melihat lebih banyak aplikasi nyata yang mendorong pemulihan aktivitas di chain, yang akan menentukan apakah ekosistem secara keseluruhan dapat mencapai perkembangan yang lebih seimbang.