Fokus pasar aset kripto sedang secara perlahan berpindah. Dengan semakin menurunnya ketertarikan terhadap Bitcoin dan Ethereum ETF, XRP ETF menjadi topik hangat baru. Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) telah menetapkan tanggal keputusan untuk beberapa aplikasi XRP spot ETF pada bulan Oktober, termasuk aplikasi dari lembaga seperti 21Shares dan Grayscale yang akan diputuskan pada 19 Oktober, sementara aplikasi dari WisdomTree akan diputuskan pada 24 Oktober.
Gerakan ini memicu diskusi luas di pasar mengenai dampak potensial dari XRP ETF. Para ahli industri, seperti Co-founder EasyA Dom Kwok dan analis ETF Nate Geraci, menyatakan bahwa jika XRP ETF disetujui, itu dapat memecahkan rekor aliran dana ke dalam enkripsi ETF. Logika di balik ekspektasi ini bukanlah sekadar perluasan kategori produk, tetapi didorong oleh tiga faktor kunci: penyelesaian titik nyeri di sisi permintaan, keunggulan skala di sisi penawaran, dan sentimen pasar yang positif.
XRP ETF sangat dinanti-nantikan, terutama karena karakteristik asetnya sangat sesuai dengan kebutuhan investor ETF. Ini mengatasi dua masalah kunci yang saat ini tidak sepenuhnya tercover oleh Bitcoin dan Ethereum ETF: ambang batas masuk yang tinggi dan basis kepemilikan global.
Pertama, ambang harga XRP relatif rendah. Dibandingkan dengan Bitcoin (sekitar 112.000 dolar AS/koin) dan Ethereum (sekitar 4600 dolar AS/koin) yang memiliki harga tinggi, XRP (sekitar 0,5 dolar AS/koin) memiliki harga yang lebih terjangkau, yang membuatnya sangat mungkin menjadi pilihan utama bagi investor ritel untuk memasuki pasar Aset Kripto.
Kedua, XRP memiliki basis pemegang global yang luas. Sebagai aset digital yang dirancang untuk pembayaran lintas batas, XRP telah mengumpulkan basis pengguna yang cukup besar secara global. Distribusi yang luas dan skenario aplikasi nyata ini memberikan dasar pasar yang kuat untuk ETF XRP.
Secara keseluruhan, munculnya XRP ETF mungkin akan membawa peluang dan tantangan baru bagi pasar Aset Kripto. Ini tidak hanya mungkin menarik lebih banyak investor ritel untuk memasuki pasar, tetapi juga dapat memberikan pilihan investasi baru bagi investor institusi. Namun, kita juga perlu waspada, peluncuran ETF mungkin dapat memicu volatilitas pasar, investor harus dengan hati-hati mengevaluasi risiko.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
3
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
RugResistant
· 18jam yang lalu
bendera merah terdeteksi dalam model terpusat xrp... lakukan riset sendiri tetapi tercium seperti jebakan institusional lainnya
Fokus pasar aset kripto sedang secara perlahan berpindah. Dengan semakin menurunnya ketertarikan terhadap Bitcoin dan Ethereum ETF, XRP ETF menjadi topik hangat baru. Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) telah menetapkan tanggal keputusan untuk beberapa aplikasi XRP spot ETF pada bulan Oktober, termasuk aplikasi dari lembaga seperti 21Shares dan Grayscale yang akan diputuskan pada 19 Oktober, sementara aplikasi dari WisdomTree akan diputuskan pada 24 Oktober.
Gerakan ini memicu diskusi luas di pasar mengenai dampak potensial dari XRP ETF. Para ahli industri, seperti Co-founder EasyA Dom Kwok dan analis ETF Nate Geraci, menyatakan bahwa jika XRP ETF disetujui, itu dapat memecahkan rekor aliran dana ke dalam enkripsi ETF. Logika di balik ekspektasi ini bukanlah sekadar perluasan kategori produk, tetapi didorong oleh tiga faktor kunci: penyelesaian titik nyeri di sisi permintaan, keunggulan skala di sisi penawaran, dan sentimen pasar yang positif.
XRP ETF sangat dinanti-nantikan, terutama karena karakteristik asetnya sangat sesuai dengan kebutuhan investor ETF. Ini mengatasi dua masalah kunci yang saat ini tidak sepenuhnya tercover oleh Bitcoin dan Ethereum ETF: ambang batas masuk yang tinggi dan basis kepemilikan global.
Pertama, ambang harga XRP relatif rendah. Dibandingkan dengan Bitcoin (sekitar 112.000 dolar AS/koin) dan Ethereum (sekitar 4600 dolar AS/koin) yang memiliki harga tinggi, XRP (sekitar 0,5 dolar AS/koin) memiliki harga yang lebih terjangkau, yang membuatnya sangat mungkin menjadi pilihan utama bagi investor ritel untuk memasuki pasar Aset Kripto.
Kedua, XRP memiliki basis pemegang global yang luas. Sebagai aset digital yang dirancang untuk pembayaran lintas batas, XRP telah mengumpulkan basis pengguna yang cukup besar secara global. Distribusi yang luas dan skenario aplikasi nyata ini memberikan dasar pasar yang kuat untuk ETF XRP.
Secara keseluruhan, munculnya XRP ETF mungkin akan membawa peluang dan tantangan baru bagi pasar Aset Kripto. Ini tidak hanya mungkin menarik lebih banyak investor ritel untuk memasuki pasar, tetapi juga dapat memberikan pilihan investasi baru bagi investor institusi. Namun, kita juga perlu waspada, peluncuran ETF mungkin dapat memicu volatilitas pasar, investor harus dengan hati-hati mengevaluasi risiko.