PANews 30 Januari laporan, Framework Ventures co-founder Vance Spencer tweeted bahwa awal token startup seperti Vine dan Jelly mulai menarik minat pasar. Dia mengatakan bahwa banyak awal token startup memiliki kualitas yang rendah, dan pendirinya lebih fokus pada pengambilan keuntungan, sehingga akhirnya token-token tersebut tidak memiliki nilai. Namun, saat ini pasar mulai mempertimbangkan penggunaan token yang sebenarnya, bukan hanya mengikuti 'budaya Meme'.
Dia menyebutkan, pasar lebih memperhatikan proyek awal berbasis rantai yang dapat menghasilkan pendapatan, memiliki mekanisme pembelian kembali, prospek pasar yang luas, dan pertumbuhan berkelanjutan. Dengan kata lain, pasar tidak lagi memfavoritkan Token yang dijual, tetapi lebih menekankan pada Token yang benar-benar bernilai dan dibeli kembali.
Konten ini hanya untuk referensi, bukan ajakan atau tawaran. Tidak ada nasihat investasi, pajak, atau hukum yang diberikan. Lihat Penafian untuk pengungkapan risiko lebih lanjut.
20 Suka
Hadiah
20
6
Bagikan
Komentar
0/400
GateUser-027cc094
· 01-30 08:11
Perubahan yang sangat menyenangkan. Karena memes yang berbasis emosi murni, meskipun membawa kemakmuran yang belum pernah terjadi sebelumnya di pasar, tetapi memang beberapa coin baru yang bergabung mengalami kerugian besar akibat tren naik turun yang drastis. Sekarang orang-orang beralih ke proyek yang lebih bernilai, ini adalah perubahan yang menyenangkan.
Lihat AsliBalas0
HomeworkHelpTeacherLi
· 01-30 05:34
Hanya perlu menyelesaikan itu 💪
Lihat AsliBalas0
GateUser-5b0ee6ca
· 01-30 05:16
Bergabunglah dengan Gate.io, Jawab dan Menang Ikuti Tes untuk Memenangkan Hadiah Menarik Bergabung Sekarang: https://www.gate.io/activities/answer-earn/?refUid=8194690&ch=AnswerEarn_124.
Framework Ventures联创:Vine/Jelly等初创Token使市场从Meme文化转向ikutiToken实际效用
PANews 30 Januari laporan, Framework Ventures co-founder Vance Spencer tweeted bahwa awal token startup seperti Vine dan Jelly mulai menarik minat pasar. Dia mengatakan bahwa banyak awal token startup memiliki kualitas yang rendah, dan pendirinya lebih fokus pada pengambilan keuntungan, sehingga akhirnya token-token tersebut tidak memiliki nilai. Namun, saat ini pasar mulai mempertimbangkan penggunaan token yang sebenarnya, bukan hanya mengikuti 'budaya Meme'. Dia menyebutkan, pasar lebih memperhatikan proyek awal berbasis rantai yang dapat menghasilkan pendapatan, memiliki mekanisme pembelian kembali, prospek pasar yang luas, dan pertumbuhan berkelanjutan. Dengan kata lain, pasar tidak lagi memfavoritkan Token yang dijual, tetapi lebih menekankan pada Token yang benar-benar bernilai dan dibeli kembali.
Ikuti Tes untuk Memenangkan Hadiah Menarik
Bergabung Sekarang: https://www.gate.io/activities/answer-earn/?refUid=8194690&ch=AnswerEarn_124.