Menurut sebuah laporan oleh Bloomberg pada 26 Februari, Skyler Moore, chief technology officer dari Komando Pusat AS, menegaskan bahwa militer AS menggunakan sistem kecerdasan buatan (AI) untuk membantu mengidentifikasi target di Short Long wilayah Timur Tengah bulan ini, termasuk pembalasan skala besar terhadap pasukan anti-Amerika di Irak dan Suriah pada tanggal 3 bulan ini.
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke
Penafian.