Broadridge Financial Solutions telah mengumumkan investasi minoritas di CENTRL, bersama kemitraan strategis untuk mengintegrasikan alat uji tuntas berbasis AI ke dalam platform data dan analitiknya, menurut pengumuman tersebut. Kolaborasi ini menargetkan alur kerja layanan keuangan di mana proses manual masih banyak dijumpai, terutama dalam operasi uji tuntas pihak lawan dan permintaan penawaran (RFP).
Lembaga keuangan mengelola volume besar permintaan uji tuntas dari klien, regulator, dan pihak lawan. Proses ini memerlukan pengumpulan, validasi, dan pembaruan informasi di berbagai sistem, sering kali dengan masukan manual yang signifikan. Perusahaan dapat menanggapi permintaan yang serupa beberapa kali menggunakan format dan sistem yang berbeda, yang meningkatkan biaya operasional serta menimbulkan inkonsistensi pada data.
Pengawasan regulatori menambah kompleksitas lebih lanjut, yang mengharuskan adanya jejak audit yang rinci dan pelaporan yang akurat. Seiring kebutuhan berkembang, perusahaan menghadapi tekanan untuk meningkatkan efisiensi sekaligus keandalan dalam cara mereka mengelola proses uji tuntas.
Kemitraan ini mengintegrasikan platform berbasis AI CENTRL ke dalam solusi yang sudah ada milik Broadridge, dengan menyematkan otomasi ke dalam alur kerja uji tuntas, riset, dan respons RFP. Menurut Dan Cwenar, Presiden Data-Driven Fund Solutions di Broadridge, “Dengan menggabungkan hubungan industri dan aset data yang mendalam dari Broadridge dengan teknologi AI yang dirancang khusus oleh CENTRL, kami membantu klien memodernisasi alur kerja uji tuntas dan respons RFP.”
Sistem ini menggunakan otomasi untuk mengumpulkan, mengatur, dan memvalidasi data, sehingga mengurangi duplikasi dan meningkatkan konsistensi. Model AI dapat mengidentifikasi pola dalam permintaan, mengotomatisasi respons, dan menandai ketidaksesuaian yang memerlukan peninjauan lebih lanjut. Pendekatan ini menggeser uji tuntas dari proses berbasis dokumen menjadi alur kerja berbasis data, di mana informasi disimpan, diperbarui, dan digunakan kembali di berbagai interaksi.
Sanjeev Dheer, CEO di CENTRL, menyatakan: “Dengan menyematkan AI langsung ke dalam uji tuntas, riset, dan alur kerja respons serta komunikasi DDQ/RFP, kami dapat membantu perusahaan beralih dari proses manual yang terpecah-pecah menuju operasi yang lebih ramping dan berbasis data.”
Integrasi ini mendukung strategi lebih luas Broadridge untuk menghubungkan data, analitik, dan alur kerja dalam satu platform terpadu. Perusahaan menyediakan layanan di seluruh siklus manajemen aset, termasuk analisis distribusi, wawasan perilaku investor, dan pelacakan kinerja operasional.
Dengan menambahkan otomasi uji tuntas, platform ini meluas ke area yang secara langsung memengaruhi onboarding klien, evaluasi pihak lawan, dan kepatuhan regulatori. Kemitraan ini mencakup pembaruan pada produk yang sudah ada, seperti Fi360 RFP Director, dengan memasukkan kemampuan AI untuk mengotomatisasi respons dan meningkatkan efisiensi. Bagi manajer aset dan penasihat, integrasi ini mengurangi kebutuhan untuk mengelola sistem terpisah untuk analisis data dan proses kepatuhan.
Langkah ini mencerminkan tren yang lebih luas dalam layanan keuangan, di mana proses kepatuhan dan operasional semakin banyak diotomatisasi. Alat berbasis AI diterapkan pada tugas yang melibatkan penanganan data yang terstruktur dan berulang, seperti kuesioner uji tuntas dan respons RFP.
Pada saat yang sama, perusahaan harus memastikan bahwa sistem otomatis tetap menjaga akurasi dan transparansi. Persyaratan regulatori menuntut adanya jejak audit yang jelas, yang berarti otomasi harus diintegrasikan dengan fungsi pemantauan dan pelaporan. Kemitraan antara Broadridge dan CENTRL bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ini dengan menggabungkan infrastruktur data dengan alur kerja berbasis AI, menciptakan sistem yang dapat diskalakan seiring meningkatnya permintaan.
Bagi manajer aset, penasihat pensiun, dan lembaga keuangan, integrasi ini menawarkan cara untuk mengurangi beban kerja operasional yang terkait dengan proses uji tuntas dan RFP. Alur kerja otomatis dapat menangani tugas-tugas yang berulang, sehingga tim dapat fokus pada analisis dan pengambilan keputusan.
Kemampuan untuk menstandarkan data di seluruh proses dapat meningkatkan konsistensi dan mengurangi kesalahan, khususnya pada lingkungan di mana banyak tim menangani informasi yang serupa. Kemitraan ini menempatkan Broadridge di segmen tempat data, analitik, dan otomatisasi bertemu. Seiring perusahaan terus mengadopsi alat berbasis AI, persaingan kemungkinan akan berfokus pada seberapa efektif platform mengintegrasikan kemampuan tersebut ke dalam alur kerja yang sudah ada.