Akhir-akhir ini saya mulai menyelami nasihat Warren Buffett dan jujur saja, ada beberapa hal yang abadi dan selalu terasa berbeda tidak peduli berapa tahun berlalu. Pria ini memiliki kekayaan bersih sekitar $146 miliar, jadi layak untuk memperhatikan apa yang sebenarnya dia lakukan dengan uang daripada apa yang dilakukan kebanyakan orang.



Hal pertama yang mencolok adalah obsesinya terhadap tidak kehilangan uang. Terlihat sederhana tapi sebenarnya tidak—dia secara harfiah mengatakan aturan pertama adalah jangan pernah kehilangan uang, dan aturan kedua adalah jangan pernah lupa aturan satu. Pikirkan: jika kamu sedang menggali dari lubang, kamu sudah tertinggal. Itulah sebabnya dia sangat berhati-hati tentang apa yang dia beli dan dengan harga berapa.

Dia sering membahas tentang harga versus nilai. Harga adalah apa yang kamu bayar, nilai adalah apa yang kamu dapatkan. Kebanyakan orang sering salah paham tentang ini, membayar terlalu mahal untuk barang yang tidak mereka butuhkan atau meminjam uang dengan bunga kartu kredit yang gila. Pendekatan Buffett? Beli kualitas saat harganya turun. Baik saham maupun apa pun itu, itu langkah yang tepat.

Yang saya anggap menarik dari nasihat Warren Buffett tentang kebiasaan adalah bahwa dia memperlakukan uang seperti permainan perilaku. Dia menyebutkan bahwa kebiasaan itu seperti rantai—terlalu ringan untuk dirasakan sampai terlalu berat untuk diputuskan. Jadi membangun kebiasaan keuangan yang solid sejak dini sebenarnya akan berakumulasi seiring waktu, seperti investasi.

Hutang adalah sesuatu yang dia sangat peringatkan, terutama kartu kredit. Dia pernah bilang bahwa dia melihat lebih banyak orang gagal karena leverage dan uang pinjaman daripada hal lain. Mengapa harus bekerja seumur hidup membayar bunga kalau bunga bisa bekerja untukmu? Dia secara khusus menyebutkan bahwa jika dia harus meminjam dengan bunga 18-20%, dia akan bangkrut. Itulah betapa seriusnya dia dalam menghindari hutang.

Cadangan kas lebih penting dari yang orang kira. Buffett selalu menyimpan minimal $20 miliar dalam bentuk kas setara kapan saja. Intinya adalah bahwa kas seperti oksigen—kamu tidak memikirkannya sampai kamu sangat membutuhkannya. Saat tagihan jatuh tempo, hanya kas yang bisa digunakan. Tidak ada yang menerima portofolio investasimu sebagai pembayaran.

Berinvestasi pada dirimu sendiri adalah tema inti lainnya. Dia bilang bahwa kamu adalah aset terbesar yang kamu miliki, dan apa pun yang kamu investasikan pada dirimu sendiri akan kembali sepuluh kali lipat. Berbeda dengan aset lain, tidak ada yang bisa mengenakan pajak atau mencuri pengetahuan dan keahlianmu. Itulah sebabnya dia sangat fokus pada belajar dan peningkatan diri.

Terkait hal itu, dia sangat mendukung pendidikan keuangan. Risiko muncul dari ketidaktahuan tentang apa yang kamu lakukan—itulah nasihat Buffett murni. Semakin banyak kamu memahami keuangan pribadi, semakin kecil kemungkinan kamu melakukan kesalahan mahal. Hampir seperti pengetahuan adalah lindung nilai terbaik.

Namun untuk orang biasa, dia tetap praktis: menaruh uang di dana indeks biaya rendah. Dia merekomendasikan menaruh 90% di dana indeks S&P 500 yang sangat murah dan 10% di obligasi pemerintah jangka pendek. Jika kamu melakukan rata-rata seiring waktu, dia bilang kamu akan mengungguli 90% investor lain. Itu nasihat yang solid dan benar-benar efektif.

Ada juga filosofi dia tentang memberi kembali. Dia bagian dari Giving Pledge bersama Bill Gates dan lainnya—pada dasarnya komitmen untuk menyumbangkan sebagian besar kekayaannya. Dia berpendapat bahwa jika kamu termasuk 1% paling beruntung di manusia, kamu berhutang sesuatu kepada 99% lainnya. Bahkan jika kamu bukan miliarder, pola pikir ini mengubah cara kamu memandang uang.

Mungkin wawasan terbesar dari nasihat Warren Buffett secara keseluruhan adalah memandang uang sebagai permainan multi-dekade, bukan sprint. Dia berbicara tentang menanam pohon agar nanti kamu bisa duduk di bawah naungannya. Perspektif jangka panjang ini yang membedakan orang yang benar-benar membangun kekayaan dari mereka yang mengejar kemenangan cepat. Keamanan finansial membutuhkan waktu, kesabaran, dan disiplin—tapi itu nyata.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan