Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kelola Dana $3,5 Triliun, Goldman Sachs Ajukan ETF Bitcoin ke SEC
Goldman Sachs, raksasa perbankan dengan dana kelolaan $3,5 triliun, resmi mengajukan prospektus Goldman Sachs Bitcoin Premium Income ETF kepada SEC (14/04). Berbeda dengan ETF biasa, produk ini menggunakan strategi opsi untuk menghasilkan pendapatan tunai bulanan bagi investor. Langkah ini menandai masuknya Goldman secara agresif ke sektor derivatif Bitcoin yang teregulasi untuk memenuhi permintaan klien institusi.
Analis ETF Bloomberg, Eric Balchunas, menyebut produk ini sebagai "Boomer Candy" karena menawarkan eksposur Bitcoin dengan volatilitas yang lebih rendah. Dalam analisisnya, Balchunas menyoroti penggunaan struktur '40 Act dan Cayman Subsidiary sebagai taktik cerdas Goldman untuk mematuhi aturan kepemilikan komoditas di AS. Strategi ini memberikan perlindungan dari penurunan harga sekaligus memberikan arus kas rutin bagi pemegangnya.
Kehadiran Goldman Sachs dipandang sebagai upaya untuk menyalip kompetitor seperti BlackRock dengan menawarkan solusi investasi yang lebih stabil di industri kripto. Balchunas menilai produk ini sangat menarik bagi investor yang ingin masuk ke market Bitcoin namun tetap mengutamakan pendapatan tetap. Saat ini, pelaku market tengah menantikan lampu hijau dari SEC agar instrumen inovatif ini bisa segera diperdagangkan secara luas.
#SECDeFiNoBrokerNeeded
#Circle拒冻结Drift被盗USDC