Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Sejarah Kiarash Hossainpour sebenarnya adalah sebuah peringatan yang terasa seperti pelajaran. Pemuda Jerman berusia 22 tahun ini dengan keturunan Iran menjadi contoh utama tentang betapa cepatnya seseorang bisa kehilangan segalanya jika terlalu bergantung pada aset digital.
Semua dimulai dengan cukup tidak berbahaya. Hossainpour mendapatkan komputer pertamanya dari ayahnya, seorang ahli komputer, saat berusia sepuluh tahun. Sang ayah sangat ketat: Siapa yang ingin menghasilkan uang dari komputer harus belajar pemrograman terlebih dahulu. Jadi dia melakukannya. Pada usia 13 tahun, dia memulai saluran YouTube-nya, awalnya dengan tips bermain game, lalu dengan desain web WordPress seharga sekitar 30 dolar per halaman. Pada tahun 2014, dia menerima pembayaran Bitcoin pertamanya – dan otaknya mulai bekerja.
Pada akhir 2015, dia mengambil langkah besar: sekitar 40.000 euro dalam bentuk Bitcoin. Orang tuanya bertanya dengan ragu, apakah itu legal, apakah itu uang asli atau hanya penipuan. Sang ayah memperingatkan bahwa jutaan itu hanyalah angka di layar. Tapi Hossainpour melihatnya berbeda. Dia menggunakan kekayaan yang terus bertambah sebagai bukti keberhasilannya dan membangun sebuah kerajaan sebagai influencer keuangan – saluran YouTube, kehadiran di media sosial, ratusan ribu pengikut.
Foto-foto menunjukkan dia di dalam Rolls-Royce, Lamborghini, dengan cerutu Kuba. Pesan yang disampaikan jelas: Jika aku bisa, kalian juga bisa. Nasihat-nasihatnya sering kali masuk akal – hanya berinvestasi apa yang bisa kalian relakan – tetapi pementasannya menceritakan kisah yang berbeda.
Kemudian datang musim semi 2022. Pasar kripto runtuh. Bitcoin jatuh secara drastis, tetapi yang paling buruk menimpa dia di tempat lain: Luna, mata uang kripto yang dia pertaruhkan dengan semangat messianic di salurannya. Luna kehilangan 99 persen nilainya. Dari satu hari ke hari berikutnya, Hossainpour kehilangan hingga 90 persen dari portofolio aset digitalnya. Kekayaannya hilang.
Yang patut dicatat: Dia tidak menyerah. Kepada Business Insider, dia mengatakan bahwa dia akan terus berinvestasi dalam Bitcoin. Dia melihat dirinya sebagai investor strategis – seseorang yang tidak panik. Bitcoin saat ini diperdagangkan sekitar 70.870 dolar per unit, jauh dari rekor tertinggi 126.080 dolar yang pernah dicapainya. Meski begitu, itu tetap merupakan mata uang kripto paling stabil dalam portofolionya.
Hossainpour menyalahkan ketidakkompetenan tim Luna atas kejatuhan tersebut. Indra keenamnya yang terkenal, yang membantunya mendapatkan ratusan ribu pengikut, kali ini mengecewakannya. Masalahnya: Dia bukan hanya investor, tetapi juga influencer. Ribuan orang mengikuti nasihatnya, dan banyak yang kehilangan jumlah uang yang signifikan.
Seluruh cerita ini menunjukkan sesuatu yang penting: menjadi cepat kaya itu menggoda, tetapi kekayaan Kiarash Hossainpour selalu seberapa stabil pasar tempat kekayaannya berada. Dan pasar itu bisa sangat brutal. Ceritanya bukan hanya tentang Bitcoin atau mata uang kripto secara umum, tetapi tentang risiko ketika membangun kekayaan tanpa benar-benar memahami dasar-dasarnya – dan kemudian menjerumuskan orang lain ke dalam perangkap yang sama.