Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Belakangan ini saya sedang memikirkan satu pertanyaan: apa sebenarnya yang diubah oleh blockchain dalam dunia keuangan? Sejujurnya, saat ini ada dua pendekatan utama yang bersaing di dunia keuangan—CeFi dan DeFi—dan masing-masing memiliki pendukungnya sendiri.
Pertama, mari bahas CeFi, yaitu model bursa yang biasa kita gunakan. Kamu menyimpan uang di platform, dan platform tersebut mengelola uangmu, bertanggung jawab atas transaksi, pinjaman, dan staking. Keuntungannya apa? Sangat cocok untuk pemula, mudah digunakan, dan didukung layanan pelanggan. Jika terjadi kesalahan, kamu bisa minta bantuan. Selain itu, volume transaksi besar dan likuiditas pasar tinggi. Kekurangannya jelas—kamu harus mempercayai platform ini. Jika terjadi masalah (misalnya diretas atau bangkrut seperti beberapa bursa beberapa tahun lalu), dana kamu berisiko. Biayanya juga tidak murah karena harus membayar biaya operasional yang besar.
DeFi sama sekali berbeda. Tidak ada perantara, uangmu disimpan di dompet sendiri, dan transaksi dilakukan langsung melalui kontrak pintar. Kedengarannya sangat bebas, bukan? Memang, tidak perlu KYC, siapa saja di seluruh dunia bisa menggunakannya, biayanya relatif murah, dan sepenuhnya transparan—semua transaksi bisa dilihat di blockchain. Tapi kebebasan ini ada harga yang harus dibayar. Pertama, tingkat kesulitannya tinggi, membutuhkan pengetahuan teknis; kedua, risikonya besar, kontrak pintar bisa punya celah keamanan atau proyek bisa kabur, dan kerugianmu bersifat permanen—tidak ada yang bisa membantumu mengembalikan dana. Selain itu, proyek DeFi sendiri sangat volatil, dan penipuan juga cukup banyak.
Jadi, saat ini muncul konsep baru yang disebut CeDeFi, yaitu menggabungkan keunggulan keduanya. Dalam lingkungan yang teratur dan diawasi, memberikan lebih banyak otonomi kepada pengguna, menggabungkan keamanan CeFi dengan inovasi DeFi. Mungkin inilah arah masa depan.
Lalu, bagaimana memilih? Terserah situasimu sendiri. Jika kamu pemula dan ingin transaksi yang simpel dan cepat, gunakan CeFi—platform besar sudah cukup memenuhi kebutuhan. Jika kamu bersedia belajar dan mengutamakan kendali penuh atas dana, coba DeFi, mulai dari protokol besar yang sudah diaudit. Atau, bisa juga main keduanya—gunakan alat CeFi di platform, lalu sambungkan dompetmu untuk merasakan ekosistem DeFi.
Tapi ingat satu hal: apapun pilihanmu, lakukan riset dan sesuaikan kemampuanmu. Industri ini berkembang sangat cepat, banyak variabel, jadi tetap waspada adalah kunci utama.