Saya menyadari bahwa banyak pemula dalam trading tidak memahami satu hal penting. Ketika harga menembus level tertentu, lalu kembali ke level tersebut — ini bukan kebetulan. Inilah yang sebenarnya disebut retest dalam trading — pengulangan kembali ke level yang telah ditembus, yang menunjukkan kekuatan sejati dari pergerakan tersebut.



Bayangkan: harga naik, lalu berbalik dan kembali ke level itu. Ini menunjukkan bahwa di sana terkumpul penawaran yang signifikan. Level tersebut berfungsi seperti magnet — menarik harga dan sekaligus menolaknya. Setiap retest memiliki arti, tidak peduli apakah Anda melihat grafik lima menit atau harian.

Yang menarik adalah: retest dalam trading adalah fenomena yang terjadi di mana-mana. Di zona penting, retest selalu terjadi. Tidak ada pola atau formasi harga yang tidak memiliki retest. Ini adalah alat universal pasar.

Ketika saya mulai menunggu retest alih-alih langsung melompat ke penembusan, trading saya berubah. Kesabaran adalah kunci utama yang diberikan oleh hal ini. Alih-alih membuka posisi saat penembusan terjadi, Anda menunggu peluang yang lebih menguntungkan. Tentu saja, strategi masuk saat penembusan juga efektif, tetapi retest memberikan kepercayaan diri lebih.

Memahami bahwa retest dalam trading bukan sekadar koreksi, melainkan sinyal untuk bertindak, mengubah pendekatan saya terhadap analisis. Ciri-ciri retest selalu sama, tidak peduli di mana dan bagaimana itu terjadi. Ini menjadikannya alat yang dapat diprediksi bagi mereka yang bersedia menunggu sedikit.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan