Robert Kiyosaki Himbau Tidak Berinvestasi di Instrumen yang Bisa Dicetak Pemerintah



Penulis buku keuangan terkenal Robert Kiyosaki kembali menegaskan pendekatan investasinya yang berfokus pada aset nyata. Ia menyatakan tidak berinvestasi pada instrumen yang dapat dicetak oleh pemerintah, perbankan, maupun institusi keuangan besar di Wall Street.
Menurut Kiyosaki, aset seperti uang fiat dinilai rentan terhadap inflasi karena dapat diproduksi dalam jumlah besar oleh otoritas moneter. Oleh karena itu, ia memilih untuk menempatkan dananya pada aset yang memiliki keterbatasan suplai.
Beberapa aset yang disebutkan antara lain emas, perak, serta aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum. Ia menilai aset aset tersebut memiliki karakteristik yang lebih tahan terhadap penurunan nilai akibat ekspansi moneter.
Pendekatan ini sejalan dengan pandangan yang melihat Bitcoin sebagai aset dengan suplai terbatas, sementara emas dan perak telah lama dianggap sebagai penyimpan nilai dalam jangka panjang.
Pernyataan Kiyosaki muncul di tengah meningkatnya perhatian terhadap kebijakan moneter global dan dampaknya terhadap nilai mata uang. Dalam beberapa tahun terakhir, diskusi mengenai inflasi dan daya beli menjadi semakin relevan, terutama setelah berbagai stimulus ekonomi yang dilakukan oleh bank sentral.
Dengan strategi ini, Kiyosaki menekankan pentingnya diversifikasi ke aset yang tidak bergantung pada kebijakan pencetakan uang, seiring meningkatnya ketidakpastian dalam sistem keuangan global.
BTC-0,39%
ETH0,32%
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan