Kongres Peralihan Selatan Yaman mengumumkan bahwa Ketua Aidarus Zubaydi akan secara resmi memulai tahap transisi bersejarah selama dua tahun pada bulan Januari. Keputusan ini bertujuan untuk meningkatkan dialog regional dan beralih dari kompetisi politik ke negosiasi institusional.
Masa Transisi: Babak Politik Baru
Berdasarkan rencana yang ada, Dewan Peralihan Selatan Yaman akan memulai proses rekonsiliasi masa depan kedua wilayah melalui dialog yang stabil dengan pihak utara. Setelah masa transisi berakhir, akan diadakan referendum umum untuk menentukan status politik baru dan hak menentukan nasib rakyat Selatan. Referendum ini akan dilaksanakan di bawah pengawasan dan inisiatif Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Kerja Sama Antara Utara dan Selatan
Dewan Peralihan Selatan Yaman meminta dukungan komunitas internasional untuk aktif mendukung dialog antara kekuatan utara dan selatan. Negosiasi ini akan didasarkan pada kepentingan bersama, stabilitas regional, dan pembangunan. Dewan juga menegaskan kesiapan mendukung jalur komunikasi dengan kekuatan nasional di utara serta membahas kesepakatan terkait masa transisi.
Pemulihan Institusi Negara dan Penanggulangan Ancaman
Dewan Peralihan Selatan Yaman bersama kekuatan utara menyatakan niat untuk memulihkan institusi negara dan melanjutkan perang melawan gerakan Husi. Hal ini merupakan bagian penting dari strategi masa transisi. Dewan mengakui pentingnya keterlibatan komunitas internasional dan mediasi dalam menentukan proses transisi, yang akan membawa stabilitas dan kekuatan politik di Yaman Selatan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Yaman Dewan Peralihan Selatan mengumumkan jadwal masa transisi dan referendum
Kongres Peralihan Selatan Yaman mengumumkan bahwa Ketua Aidarus Zubaydi akan secara resmi memulai tahap transisi bersejarah selama dua tahun pada bulan Januari. Keputusan ini bertujuan untuk meningkatkan dialog regional dan beralih dari kompetisi politik ke negosiasi institusional.
Masa Transisi: Babak Politik Baru
Berdasarkan rencana yang ada, Dewan Peralihan Selatan Yaman akan memulai proses rekonsiliasi masa depan kedua wilayah melalui dialog yang stabil dengan pihak utara. Setelah masa transisi berakhir, akan diadakan referendum umum untuk menentukan status politik baru dan hak menentukan nasib rakyat Selatan. Referendum ini akan dilaksanakan di bawah pengawasan dan inisiatif Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Kerja Sama Antara Utara dan Selatan
Dewan Peralihan Selatan Yaman meminta dukungan komunitas internasional untuk aktif mendukung dialog antara kekuatan utara dan selatan. Negosiasi ini akan didasarkan pada kepentingan bersama, stabilitas regional, dan pembangunan. Dewan juga menegaskan kesiapan mendukung jalur komunikasi dengan kekuatan nasional di utara serta membahas kesepakatan terkait masa transisi.
Pemulihan Institusi Negara dan Penanggulangan Ancaman
Dewan Peralihan Selatan Yaman bersama kekuatan utara menyatakan niat untuk memulihkan institusi negara dan melanjutkan perang melawan gerakan Husi. Hal ini merupakan bagian penting dari strategi masa transisi. Dewan mengakui pentingnya keterlibatan komunitas internasional dan mediasi dalam menentukan proses transisi, yang akan membawa stabilitas dan kekuatan politik di Yaman Selatan.