Rusia saat ini berada di tengah-tengah situasi internasional yang kompleks, berurusan dengan berbagai tantangan diplomatik secara bersamaan. Inti dari ini adalah sikap strategis tentang masalah Ukraina. Juru bicara Putin Dmitry Peskov menegaskan kembali bahwa terlalu dini untuk menilai pertemuan tentang Ukraina di Jenewa, Swiss pada 18 Februari 2026.
Mengevaluasi kemajuan pembicaraan Jenewa pada waktu yang tepat
Peskov menghindari konfirmasi resmi apakah pertemuan antara Presiden Putin dan Presiden Ukraina Zelensky berlangsung di Jenewa. Sebaliknya, dia menyatakan posisinya bahwa kemajuan pembicaraan akan dilaporkan langsung kepada Presiden Putin oleh delegasi Rusia, dan bahwa penilaian selanjutnya akan dibuat oleh kepemimpinan Rusia. Sikap hati-hati ini mencerminkan niat strategis untuk tidak membuat keputusan tergesa-gesa dalam proses negosiasi yang kompleks. Pengumuman kesimpulan prematur dapat merusak fleksibilitas negosiasi, sehingga pihak Rusia tampaknya dengan hati-hati melanjutkan pengungkapan informasi.
Mempertahankan dukungan untuk Kuba, memisahkan diri dari masalah AS
Pada saat yang sama, Peskov menekankan bahwa Rusia secara konsisten menentang blokade ekonomi Kuba. Dia menekankan pentingnya menjaga hubungan yang kuat dengan Kuba, terutama dalam konteks tantangan internasional yang sedang berlangsung. Patut dicatat bahwa Peskov dengan jelas membedakan antara dukungan Rusia untuk Kuba dan dialog dengan Amerika Serikat tentang masalah Ukraina. Artinya, ini menunjukkan posisi bahwa meningkatkan dukungan untuk Kuba tidak membatasi negosiabilitas dengan Amerika Serikat.
Kegiatan diplomatik Kremlin semakin intensif
Selain itu, diumumkan bahwa Putin dijadwalkan bertemu dengan mitranya dari Kuba di Kremlin hari ini. Pertemuan yang dijadwalkan adalah demonstrasi yang jelas dari niat Rusia untuk mempertahankan dan memperkuat kemitraan strategisnya dengan Kuba. Dalam lingkungan internasional yang kompleks, Rusia mempromosikan pembangunan diplomatik yang beragam, dan dapat dilihat bahwa Rusia juga mementingkan membangun hubungan dengan kawasan Amerika Latin secara paralel dengan masalah Ukraina.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Rusia menyatakan bahwa penilaian terhadap pembicaraan masih terlalu dini—Juru Bicara Peskov menegaskan dukungan terhadap Kuba
Rusia saat ini berada di tengah-tengah situasi internasional yang kompleks, berurusan dengan berbagai tantangan diplomatik secara bersamaan. Inti dari ini adalah sikap strategis tentang masalah Ukraina. Juru bicara Putin Dmitry Peskov menegaskan kembali bahwa terlalu dini untuk menilai pertemuan tentang Ukraina di Jenewa, Swiss pada 18 Februari 2026.
Mengevaluasi kemajuan pembicaraan Jenewa pada waktu yang tepat
Peskov menghindari konfirmasi resmi apakah pertemuan antara Presiden Putin dan Presiden Ukraina Zelensky berlangsung di Jenewa. Sebaliknya, dia menyatakan posisinya bahwa kemajuan pembicaraan akan dilaporkan langsung kepada Presiden Putin oleh delegasi Rusia, dan bahwa penilaian selanjutnya akan dibuat oleh kepemimpinan Rusia. Sikap hati-hati ini mencerminkan niat strategis untuk tidak membuat keputusan tergesa-gesa dalam proses negosiasi yang kompleks. Pengumuman kesimpulan prematur dapat merusak fleksibilitas negosiasi, sehingga pihak Rusia tampaknya dengan hati-hati melanjutkan pengungkapan informasi.
Mempertahankan dukungan untuk Kuba, memisahkan diri dari masalah AS
Pada saat yang sama, Peskov menekankan bahwa Rusia secara konsisten menentang blokade ekonomi Kuba. Dia menekankan pentingnya menjaga hubungan yang kuat dengan Kuba, terutama dalam konteks tantangan internasional yang sedang berlangsung. Patut dicatat bahwa Peskov dengan jelas membedakan antara dukungan Rusia untuk Kuba dan dialog dengan Amerika Serikat tentang masalah Ukraina. Artinya, ini menunjukkan posisi bahwa meningkatkan dukungan untuk Kuba tidak membatasi negosiabilitas dengan Amerika Serikat.
Kegiatan diplomatik Kremlin semakin intensif
Selain itu, diumumkan bahwa Putin dijadwalkan bertemu dengan mitranya dari Kuba di Kremlin hari ini. Pertemuan yang dijadwalkan adalah demonstrasi yang jelas dari niat Rusia untuk mempertahankan dan memperkuat kemitraan strategisnya dengan Kuba. Dalam lingkungan internasional yang kompleks, Rusia mempromosikan pembangunan diplomatik yang beragam, dan dapat dilihat bahwa Rusia juga mementingkan membangun hubungan dengan kawasan Amerika Latin secara paralel dengan masalah Ukraina.