Platform analisis blockchain Looknode dalam analisisnya mengidentifikasi bahwa fase beruang yang sedang berlangsung menampilkan pola struktural yang sangat mirip dengan krisis pasar yang terjadi di 2022. Perbandingan ini memberikan wawasan berharga tentang dinamika pasar dan kemungkinan titik pembalikan yang akan datang. Dengan mengamati indikator kunci dan perilaku on-chain, kita dapat memahami sejauh mana situasi pasar saat ini paralel dengan krisis sebelumnya.
Indikator NRPL dan Transformasi Aliran Modal
Metrik Net Realized Profit/Loss (NRPL) menjadi kunci dalam memahami perubahan fundamental yang terjadi di pasar. Selama mencapai puncaknya di tahun 2021, pergerakan NRPL mulai menunjukkan divergensi signifikan terhadap tren harga, mengisyaratkan terjadinya pergeseran dalam struktur kepemilikan aset. Fenomena ini menandakan bahwa aliran modal baru mulai melambat, sementara rotasi kepemilikan antar pelaku pasar semakin intensif.
Masuk ke periode 2022, indikator ini secara konsisten menempati zona negatif, dipenuhi dengan sejumlah episode “akselerasi penurunan” yang tajam. Momen-momen tersebut mencerminkan gelombang penjualan panik dan terkonsentrasinya kerugian dalam aktivitas blockchain. Pola ini menunjukkan bahwa para pemegang aset mengalami tekanan emosional yang signifikan, dengan liquidation on-chain terjadi dalam volum besar.
Persamaan Struktural: Ketika Momentum Penjualan Mulai Melemah
Aspek paling menarik dari analisis ini adalah bahwa dasar pasar yang sebenarnya terbentuk di akhir 2022 tidak selaras dengan titik terendah indikator NRPL. Sebaliknya, reversal terjadi ketika harga mencapai level minimum baru namun indikator NRPL tidak menciptakan nilai negatif yang lebih ekstrim. Fenomena ini mengindikasikan bahwa tekanan penjualan mulai berkurang dan proses pembersihan kepemilikan yang rugi telah mencapai tahap kritis.
Hari ini, struktur pasar saat ini menunjukkan dua kesamaan utama dengan skenario 2022. Pertama, indikator NRPL kembali memasuki wilayah negatif yang dalam. Kedua, terdapat episode “akselerasi penurunan” yang terlihat jelas dengan pelepasan kerugian yang berlangsung lebih cepat dari periode sebelumnya. Kombinasi kedua faktor ini menjadi indikasi serius bahwa pasar telah memasuki fase pengujian batas emosional.
Identifikasi Dasar Pasar: Sinyal Pembalikan yang Perlu Diperhatikan
Secara historis, penurunan cepat dalam nilai NRPL bukanlah sinyal langsung yang menunjukkan pembentukan dasar pasar. Namun, ketika nilai negatif ekstrem tercapai dan momentum penjualan menunjukkan tanda-tanda pelemahan, itu umumnya mengisyaratkan bahwa pasar telah mendekati ambang batas emosional yang kritis. Pada juncture ini, perilaku pelaku pasar biasanya mulai berubah.
Mengingat bahwa proses pelepasan kerugian terjadi lebih cepat dibandingkan sebelumnya dan struktur on-chain menunjukkan konsentrasi yang lebih tinggi, skenario yang layak dipantau adalah ketika harga mencapai titik terendah baru namun NRPL tidak menghasilkan ekstrem negatif yang lebih dalam. Kondisi ini akan menjadi sinyal pembalikan yang sangat signifikan bagi para partisipan pasar dalam fase beruang ini. Interpretasi atas sinyal semacam ini perlu tetap hati-hati, namun indikasi struktural yang teramati menunjukkan bahwa pasar mungkin sedang bersiap memasuki zona konsolidasi yang lebih stabil.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Sinyal Pasar Beruang: Analisis Mendalam Tren Saat Ini versus Penurunan 2022
Platform analisis blockchain Looknode dalam analisisnya mengidentifikasi bahwa fase beruang yang sedang berlangsung menampilkan pola struktural yang sangat mirip dengan krisis pasar yang terjadi di 2022. Perbandingan ini memberikan wawasan berharga tentang dinamika pasar dan kemungkinan titik pembalikan yang akan datang. Dengan mengamati indikator kunci dan perilaku on-chain, kita dapat memahami sejauh mana situasi pasar saat ini paralel dengan krisis sebelumnya.
Indikator NRPL dan Transformasi Aliran Modal
Metrik Net Realized Profit/Loss (NRPL) menjadi kunci dalam memahami perubahan fundamental yang terjadi di pasar. Selama mencapai puncaknya di tahun 2021, pergerakan NRPL mulai menunjukkan divergensi signifikan terhadap tren harga, mengisyaratkan terjadinya pergeseran dalam struktur kepemilikan aset. Fenomena ini menandakan bahwa aliran modal baru mulai melambat, sementara rotasi kepemilikan antar pelaku pasar semakin intensif.
Masuk ke periode 2022, indikator ini secara konsisten menempati zona negatif, dipenuhi dengan sejumlah episode “akselerasi penurunan” yang tajam. Momen-momen tersebut mencerminkan gelombang penjualan panik dan terkonsentrasinya kerugian dalam aktivitas blockchain. Pola ini menunjukkan bahwa para pemegang aset mengalami tekanan emosional yang signifikan, dengan liquidation on-chain terjadi dalam volum besar.
Persamaan Struktural: Ketika Momentum Penjualan Mulai Melemah
Aspek paling menarik dari analisis ini adalah bahwa dasar pasar yang sebenarnya terbentuk di akhir 2022 tidak selaras dengan titik terendah indikator NRPL. Sebaliknya, reversal terjadi ketika harga mencapai level minimum baru namun indikator NRPL tidak menciptakan nilai negatif yang lebih ekstrim. Fenomena ini mengindikasikan bahwa tekanan penjualan mulai berkurang dan proses pembersihan kepemilikan yang rugi telah mencapai tahap kritis.
Hari ini, struktur pasar saat ini menunjukkan dua kesamaan utama dengan skenario 2022. Pertama, indikator NRPL kembali memasuki wilayah negatif yang dalam. Kedua, terdapat episode “akselerasi penurunan” yang terlihat jelas dengan pelepasan kerugian yang berlangsung lebih cepat dari periode sebelumnya. Kombinasi kedua faktor ini menjadi indikasi serius bahwa pasar telah memasuki fase pengujian batas emosional.
Identifikasi Dasar Pasar: Sinyal Pembalikan yang Perlu Diperhatikan
Secara historis, penurunan cepat dalam nilai NRPL bukanlah sinyal langsung yang menunjukkan pembentukan dasar pasar. Namun, ketika nilai negatif ekstrem tercapai dan momentum penjualan menunjukkan tanda-tanda pelemahan, itu umumnya mengisyaratkan bahwa pasar telah mendekati ambang batas emosional yang kritis. Pada juncture ini, perilaku pelaku pasar biasanya mulai berubah.
Mengingat bahwa proses pelepasan kerugian terjadi lebih cepat dibandingkan sebelumnya dan struktur on-chain menunjukkan konsentrasi yang lebih tinggi, skenario yang layak dipantau adalah ketika harga mencapai titik terendah baru namun NRPL tidak menghasilkan ekstrem negatif yang lebih dalam. Kondisi ini akan menjadi sinyal pembalikan yang sangat signifikan bagi para partisipan pasar dalam fase beruang ini. Interpretasi atas sinyal semacam ini perlu tetap hati-hati, namun indikasi struktural yang teramati menunjukkan bahwa pasar mungkin sedang bersiap memasuki zona konsolidasi yang lebih stabil.