Komentator keuangan terkenal Peter Schiff telah menyusun analisis kritis tentang Bitcoin dan mengidentifikasi masalah mendasar: kurangnya pengendalian diri sejati dalam industri cryptocurrency. Menurut pengamat industri, Schiff berargumen bahwa peningkatan regulasi terhadap mata uang digital lebih berkaitan dengan memperoleh legitimasi negara daripada stabilitas pasar—sebuah kekurangan pengendalian diri sejati yang menjadi ciri seluruh industri.
Regulasi daripada pengendalian diri sejati
Schiff secara mendasar mengkritik asumsi bahwa Bitcoin dapat menjadi aset cadangan yang nyata. Menurut analisisnya, Bitcoin tidak hanya kekurangan nilai intrinsik, tetapi juga stabilitas fundamental dan pengendalian diri yang diharapkan dari aset bernilai serius. Dia menekankan bahwa tekanan regulasi dalam industri ini lebih mengarah pada perolehan legitimasi negara daripada pengendalian diri pasar yang sejati dan pengelolaan ekonomi yang bertanggung jawab.
Bitcoin dibandingkan: Emas tetap menjadi alternatif yang dapat diandalkan
Dalam perbandingan langsung dengan emas, kelemahan Bitcoin menjadi jelas. Schiff menunjuk pada volatilitas ekstrem Bitcoin dan berargumen bahwa fluktuasi ini secara fundamental tidak sesuai dengan peran sebagai aset cadangan. Sebaliknya, emas telah terbukti selama berabad-abad dan tidak hanya menawarkan stabilitas nilai, tetapi juga mewujudkan pengendalian diri ekonomi yang tidak dimiliki Bitcoin. Indikator yang sangat mengesankan: selama empat tahun terakhir, Bitcoin kehilangan nilai secara signifikan dibandingkan emas—sebuah tren yang mendukung tesis Schiff.
Kepercayaan institusional menurun
Peringatan Schiff juga menyoroti dinamika jangka panjang dari minat institusional. Dia memproyeksikan bahwa antusiasme awal dari investor besar terhadap Bitcoin akan menurun seiring semakin jelasnya kekurangan struktural dan kurangnya pengendalian diri dalam industri ini. Penilaian ini didasarkan pada keyakinan bahwa pelaku keuangan yang serius pada akhirnya hanya akan berinvestasi dalam aset yang menawarkan stabilitas dan prinsip dasar yang dapat diandalkan—kualitas yang menurut Schiff tidak dipenuhi oleh Bitcoin.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Schiff mengkritik kurangnya pengendalian diri pada Bitcoin
Komentator keuangan terkenal Peter Schiff telah menyusun analisis kritis tentang Bitcoin dan mengidentifikasi masalah mendasar: kurangnya pengendalian diri sejati dalam industri cryptocurrency. Menurut pengamat industri, Schiff berargumen bahwa peningkatan regulasi terhadap mata uang digital lebih berkaitan dengan memperoleh legitimasi negara daripada stabilitas pasar—sebuah kekurangan pengendalian diri sejati yang menjadi ciri seluruh industri.
Regulasi daripada pengendalian diri sejati
Schiff secara mendasar mengkritik asumsi bahwa Bitcoin dapat menjadi aset cadangan yang nyata. Menurut analisisnya, Bitcoin tidak hanya kekurangan nilai intrinsik, tetapi juga stabilitas fundamental dan pengendalian diri yang diharapkan dari aset bernilai serius. Dia menekankan bahwa tekanan regulasi dalam industri ini lebih mengarah pada perolehan legitimasi negara daripada pengendalian diri pasar yang sejati dan pengelolaan ekonomi yang bertanggung jawab.
Bitcoin dibandingkan: Emas tetap menjadi alternatif yang dapat diandalkan
Dalam perbandingan langsung dengan emas, kelemahan Bitcoin menjadi jelas. Schiff menunjuk pada volatilitas ekstrem Bitcoin dan berargumen bahwa fluktuasi ini secara fundamental tidak sesuai dengan peran sebagai aset cadangan. Sebaliknya, emas telah terbukti selama berabad-abad dan tidak hanya menawarkan stabilitas nilai, tetapi juga mewujudkan pengendalian diri ekonomi yang tidak dimiliki Bitcoin. Indikator yang sangat mengesankan: selama empat tahun terakhir, Bitcoin kehilangan nilai secara signifikan dibandingkan emas—sebuah tren yang mendukung tesis Schiff.
Kepercayaan institusional menurun
Peringatan Schiff juga menyoroti dinamika jangka panjang dari minat institusional. Dia memproyeksikan bahwa antusiasme awal dari investor besar terhadap Bitcoin akan menurun seiring semakin jelasnya kekurangan struktural dan kurangnya pengendalian diri dalam industri ini. Penilaian ini didasarkan pada keyakinan bahwa pelaku keuangan yang serius pada akhirnya hanya akan berinvestasi dalam aset yang menawarkan stabilitas dan prinsip dasar yang dapat diandalkan—kualitas yang menurut Schiff tidak dipenuhi oleh Bitcoin.