Goldman Sachs Group, Inc. baru-baru ini mengungkapkan rincian kompensasi eksekutif untuk CEO-nya, David Solomon, yang menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya. Gaji dan paket kompensasi keseluruhan Solomon sebagai CEO mencapai $47,00 juta untuk tahun 2025, menandai kenaikan sebesar 20,5% dibandingkan dengan $39 juta pada tahun 2024. Pertumbuhan yang mencolok ini mencerminkan kinerja keuangan bank yang luar biasa dan pengembalian yang kuat yang dihasilkan untuk para pemangku kepentingan sepanjang tahun.
Lonjakan Kompensasi Mencerminkan Nilai Pemegang Saham yang Mencapai Rekor
Kenaikan signifikan dalam gaji CEO Solomon dibenarkan oleh Goldman Sachs melalui hasil bisnis yang mengesankan. Perusahaan melaporkan pengembalian pemegang saham sebesar 57% selama tahun 2025, disertai dengan pertumbuhan dividen sebesar 33%. Selain itu, perusahaan mendistribusikan lebih dari $17 miliar kepada pemegang saham biasa, menegaskan penciptaan nilai yang berkelanjutan dan menunjukkan kepemimpinan eksekutif yang efektif dari institusi tersebut.
Rincian Rinci Komponen Gaji dan Insentif
Paket gaji CEO Solomon sebesar $47 juta terdiri dari beberapa elemen kompensasi. Struktur ini mencakup gaji pokok tahunan yang modest sebesar $2 juta, ditambah bonus tunai sebesar $10,1 juta. Sisanya didistribusikan melalui unit saham berbasis kinerja yang bernilai $31,5 juta dan kontribusi program carried interest sebesar $3,4 juta. Komposisi ini mencerminkan bagaimana Goldman Sachs mengaitkan sebagian besar kompensasi eksekutif dengan metrik kinerja dan penciptaan nilai jangka panjang.
Insentif Berbasis Kinerja Mendorong Pendapatan CEO
Sebagian besar gaji Solomon sebagai CEO berasal dari mekanisme berbasis kinerja daripada kompensasi tetap. $31,5 juta dalam unit saham berbasis kinerja dan $3,4 juta dari program carried interest bersama-sama mewakili lebih dari 74% dari total paket tahunan, menekankan strategi bank dalam menyelaraskan insentif eksekutif dengan kepentingan pemegang saham dan kinerja institusional. Struktur ini memastikan bahwa kompensasi eksekutif secara langsung berkorelasi dengan kemampuan organisasi untuk menghasilkan nilai pemegang saham yang berkelanjutan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Gaji CEO David Solomon Mencapai $47 Juta pada tahun 2025, meningkat 20,5% dari tahun ke tahun
Goldman Sachs Group, Inc. baru-baru ini mengungkapkan rincian kompensasi eksekutif untuk CEO-nya, David Solomon, yang menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya. Gaji dan paket kompensasi keseluruhan Solomon sebagai CEO mencapai $47,00 juta untuk tahun 2025, menandai kenaikan sebesar 20,5% dibandingkan dengan $39 juta pada tahun 2024. Pertumbuhan yang mencolok ini mencerminkan kinerja keuangan bank yang luar biasa dan pengembalian yang kuat yang dihasilkan untuk para pemangku kepentingan sepanjang tahun.
Lonjakan Kompensasi Mencerminkan Nilai Pemegang Saham yang Mencapai Rekor
Kenaikan signifikan dalam gaji CEO Solomon dibenarkan oleh Goldman Sachs melalui hasil bisnis yang mengesankan. Perusahaan melaporkan pengembalian pemegang saham sebesar 57% selama tahun 2025, disertai dengan pertumbuhan dividen sebesar 33%. Selain itu, perusahaan mendistribusikan lebih dari $17 miliar kepada pemegang saham biasa, menegaskan penciptaan nilai yang berkelanjutan dan menunjukkan kepemimpinan eksekutif yang efektif dari institusi tersebut.
Rincian Rinci Komponen Gaji dan Insentif
Paket gaji CEO Solomon sebesar $47 juta terdiri dari beberapa elemen kompensasi. Struktur ini mencakup gaji pokok tahunan yang modest sebesar $2 juta, ditambah bonus tunai sebesar $10,1 juta. Sisanya didistribusikan melalui unit saham berbasis kinerja yang bernilai $31,5 juta dan kontribusi program carried interest sebesar $3,4 juta. Komposisi ini mencerminkan bagaimana Goldman Sachs mengaitkan sebagian besar kompensasi eksekutif dengan metrik kinerja dan penciptaan nilai jangka panjang.
Insentif Berbasis Kinerja Mendorong Pendapatan CEO
Sebagian besar gaji Solomon sebagai CEO berasal dari mekanisme berbasis kinerja daripada kompensasi tetap. $31,5 juta dalam unit saham berbasis kinerja dan $3,4 juta dari program carried interest bersama-sama mewakili lebih dari 74% dari total paket tahunan, menekankan strategi bank dalam menyelaraskan insentif eksekutif dengan kepentingan pemegang saham dan kinerja institusional. Struktur ini memastikan bahwa kompensasi eksekutif secara langsung berkorelasi dengan kemampuan organisasi untuk menghasilkan nilai pemegang saham yang berkelanjutan.