Pasar blockchain sesekali mengalami “Flash Crash”, yaitu fenomena penurunan harga secara tajam dalam waktu singkat. Dalam volatilitas pasar seperti ini sejak minggu lalu, trader paus yang melakukan short leverage tinggi pada Ethereum (ETH) telah memperoleh keuntungan yang patut diperhatikan. Menurut laporan analis blockchain EmberCN, dalam penurunan mendadak yang terjadi di pasar kripto hari ini antara pukul 7 hingga 8 pagi (UTC+8), posisi short paus tersebut saat ini mencatat keuntungan sebesar 17.928.374.656.574.839.201 dolar, yaitu sekitar 19 triliun dolar.
Apa itu Flash Crash: Mekanisme Penurunan Pasar Mendadak
Flash crash merujuk pada fenomena di mana harga aset melonjak atau merosot secara drastis dalam hitungan menit hingga jam. Gejolak pasar ini disebabkan oleh pesatnya order penjualan otomatis, kekurangan likuiditas, atau likuidasi posisi leverage secara berantai. Bahkan aset utama seperti ETH dapat mengalami penurunan tajam dalam kondisi pasar tertentu.
Dalam kasus flash crash ETH kali ini, banyak pemilik posisi long (beli) mengalami kerugian, sementara trader yang telah menyiapkan strategi short mendapatkan peluang untuk memperoleh keuntungan.
Strategi Short Paus: Pembangunan dan Perluasan Posisi Besar
Saat ini, trader paus tersebut memegang posisi short ETH sebanyak 30.639 ETH, dengan total sekitar 9.851.000.000 dolar. Harga entri rata-rata adalah 3.271 dolar per ETH, dan harga likuidasi diatur pada 3.296 dolar. Posisi ini dikatakan telah ditambah sekitar setengah jam yang lalu, menunjukkan keyakinan tinggi terhadap tren penurunan pasar.
Mengelola posisi sebesar ini bukan sekadar taruhan spekulatif, melainkan menunjukkan strategi yang didasarkan pada manajemen risiko canggih dan analisis pasar. Margin sekitar 25 dolar hingga harga likuidasi menandakan bahwa trader ini sangat percaya diri terhadap arah penurunan pasar.
Keuntungan Jangka Pendek dan Faktor Risiko Potensial
Keuntungan sebesar 17.928.374.656.574.839.201 dolar ini merupakan hasil dari memanfaatkan peluang sesaat selama flash crash. Namun, saat ini harga ETH sekitar 2.540 dolar (per 31 Januari 2026), dengan penurunan 24 jam sebesar -7,07%, menunjukkan pasar masih dalam kondisi tidak stabil.
Tantangan ke depan bagi trader paus adalah bagaimana mengamankan keuntungan ini. Jika terjadi rebound harga yang cepat, posisi mereka berisiko mendekati harga likuidasi. Fluktuasi ekstrem seperti flash crash sulit diprediksi, dan peluang keuntungan serupa tidak selalu akan terulang.
Pelajaran bagi peserta pasar adalah pentingnya memahami risiko yang terkait dengan strategi leverage tinggi dan peluang yang muncul dari fenomena abnormal pasar seperti flash crash. Memahami risiko ini sangat penting agar trader dapat mengelola posisi mereka dengan baik dan menghindari kerugian besar akibat pergerakan pasar yang tidak terduga.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Keuntungan paus yang meningkat pesat akibat flash crash ETH: kenyataan strategi short-term short
Pasar blockchain sesekali mengalami “Flash Crash”, yaitu fenomena penurunan harga secara tajam dalam waktu singkat. Dalam volatilitas pasar seperti ini sejak minggu lalu, trader paus yang melakukan short leverage tinggi pada Ethereum (ETH) telah memperoleh keuntungan yang patut diperhatikan. Menurut laporan analis blockchain EmberCN, dalam penurunan mendadak yang terjadi di pasar kripto hari ini antara pukul 7 hingga 8 pagi (UTC+8), posisi short paus tersebut saat ini mencatat keuntungan sebesar 17.928.374.656.574.839.201 dolar, yaitu sekitar 19 triliun dolar.
Apa itu Flash Crash: Mekanisme Penurunan Pasar Mendadak
Flash crash merujuk pada fenomena di mana harga aset melonjak atau merosot secara drastis dalam hitungan menit hingga jam. Gejolak pasar ini disebabkan oleh pesatnya order penjualan otomatis, kekurangan likuiditas, atau likuidasi posisi leverage secara berantai. Bahkan aset utama seperti ETH dapat mengalami penurunan tajam dalam kondisi pasar tertentu.
Dalam kasus flash crash ETH kali ini, banyak pemilik posisi long (beli) mengalami kerugian, sementara trader yang telah menyiapkan strategi short mendapatkan peluang untuk memperoleh keuntungan.
Strategi Short Paus: Pembangunan dan Perluasan Posisi Besar
Saat ini, trader paus tersebut memegang posisi short ETH sebanyak 30.639 ETH, dengan total sekitar 9.851.000.000 dolar. Harga entri rata-rata adalah 3.271 dolar per ETH, dan harga likuidasi diatur pada 3.296 dolar. Posisi ini dikatakan telah ditambah sekitar setengah jam yang lalu, menunjukkan keyakinan tinggi terhadap tren penurunan pasar.
Mengelola posisi sebesar ini bukan sekadar taruhan spekulatif, melainkan menunjukkan strategi yang didasarkan pada manajemen risiko canggih dan analisis pasar. Margin sekitar 25 dolar hingga harga likuidasi menandakan bahwa trader ini sangat percaya diri terhadap arah penurunan pasar.
Keuntungan Jangka Pendek dan Faktor Risiko Potensial
Keuntungan sebesar 17.928.374.656.574.839.201 dolar ini merupakan hasil dari memanfaatkan peluang sesaat selama flash crash. Namun, saat ini harga ETH sekitar 2.540 dolar (per 31 Januari 2026), dengan penurunan 24 jam sebesar -7,07%, menunjukkan pasar masih dalam kondisi tidak stabil.
Tantangan ke depan bagi trader paus adalah bagaimana mengamankan keuntungan ini. Jika terjadi rebound harga yang cepat, posisi mereka berisiko mendekati harga likuidasi. Fluktuasi ekstrem seperti flash crash sulit diprediksi, dan peluang keuntungan serupa tidak selalu akan terulang.
Pelajaran bagi peserta pasar adalah pentingnya memahami risiko yang terkait dengan strategi leverage tinggi dan peluang yang muncul dari fenomena abnormal pasar seperti flash crash. Memahami risiko ini sangat penting agar trader dapat mengelola posisi mereka dengan baik dan menghindari kerugian besar akibat pergerakan pasar yang tidak terduga.