Jumat ini pukul 16:00 waktu Beijing akan terjadi sebuah peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya di pasar derivatif cryptocurrency: jatuh tempo opsi Bitcoin terbesar yang pernah tercatat. Dengan volume sekitar 23.600 juta dolar dalam opsi yang akan kedaluwarsa dalam beberapa jam saja, pasar bersiap untuk sebuah pergerakan yang berpotensi signifikan.
Titik Nyeri Maksimum: $95.000 sebagai level kritis
Para ahli pasar menganalisis bahwa jatuh tempo massal ini menempatkan titik nyeri maksimum (harga di mana pemegang opsi mengalami kerugian terbesar sementara penjual memaksimalkan keuntungan mereka) di angka 95.000 dolar. Level ini sangat relevan mengingat harga Bitcoin saat ini berkisar di sekitar $84.130, yang menunjukkan jarak yang cukup besar antara harga pasar dan ambang kritis tersebut.
Konsentrasi titik nyeri ini di angka $95.000 menunjukkan adanya insentif pasar yang kuat agar harga Bitcoin tetap di bawah level ini selama masa jatuh tempo. Menurut para analis, faktor struktur pasar derivatif saat ini dapat bekerja mendukung tekanan kenaikan harga, meskipun tanpa memaksa terjadinya pecah besar menuju $95.000.
Perspektif para analis: bias kenaikan secara umum
Para ahli pasar berpendapat bahwa besarnya jatuh tempo ini sangat besar dan menunjukkan bias kenaikan secara umum. Meskipun data volume tidak menjamin pergerakan harga yang dapat diprediksi, akumulasi opsi sebesar ini biasanya menciptakan dinamika pasar yang cenderung memperkuat tren yang ada. Dalam konteks saat ini, hal ini akan berarti dorongan tambahan untuk kekuatan relatif Bitcoin.
Konsistensi antara jatuh tempo opsi bersejarah ini dengan performa pasar terbaru menciptakan jendela perhatian khusus bagi peserta pasar yang memantau secara cermat dinamika harga dalam beberapa jam ke depan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bitcoin bersiap untuk penyerahan opsi terbesar dalam sejarahnya: $23,6 miliar dipertaruhkan, saat pasar menantikan momen penting ini.
Jumat ini pukul 16:00 waktu Beijing akan terjadi sebuah peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya di pasar derivatif cryptocurrency: jatuh tempo opsi Bitcoin terbesar yang pernah tercatat. Dengan volume sekitar 23.600 juta dolar dalam opsi yang akan kedaluwarsa dalam beberapa jam saja, pasar bersiap untuk sebuah pergerakan yang berpotensi signifikan.
Titik Nyeri Maksimum: $95.000 sebagai level kritis
Para ahli pasar menganalisis bahwa jatuh tempo massal ini menempatkan titik nyeri maksimum (harga di mana pemegang opsi mengalami kerugian terbesar sementara penjual memaksimalkan keuntungan mereka) di angka 95.000 dolar. Level ini sangat relevan mengingat harga Bitcoin saat ini berkisar di sekitar $84.130, yang menunjukkan jarak yang cukup besar antara harga pasar dan ambang kritis tersebut.
Konsentrasi titik nyeri ini di angka $95.000 menunjukkan adanya insentif pasar yang kuat agar harga Bitcoin tetap di bawah level ini selama masa jatuh tempo. Menurut para analis, faktor struktur pasar derivatif saat ini dapat bekerja mendukung tekanan kenaikan harga, meskipun tanpa memaksa terjadinya pecah besar menuju $95.000.
Perspektif para analis: bias kenaikan secara umum
Para ahli pasar berpendapat bahwa besarnya jatuh tempo ini sangat besar dan menunjukkan bias kenaikan secara umum. Meskipun data volume tidak menjamin pergerakan harga yang dapat diprediksi, akumulasi opsi sebesar ini biasanya menciptakan dinamika pasar yang cenderung memperkuat tren yang ada. Dalam konteks saat ini, hal ini akan berarti dorongan tambahan untuk kekuatan relatif Bitcoin.
Konsistensi antara jatuh tempo opsi bersejarah ini dengan performa pasar terbaru menciptakan jendela perhatian khusus bagi peserta pasar yang memantau secara cermat dinamika harga dalam beberapa jam ke depan.