Indeks Harga Konsumen bulan Desember mencatat 2,7%, Bitcoin mengalami kenaikan singkat dan kemudian koreksi

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Data Indeks Harga Konsumen (CPI) bulan Desember yang baru dirilis dari Amerika Serikat sesuai dengan perkiraan dan mempengaruhi pasar cryptocurrency. Indeks harga konsumen meningkat 2,7% dibandingkan tahun sebelumnya, tetap pada tingkat yang sama dengan bulan November, dan mencatat kenaikan sebesar 0,3% secara bulanan. Setelah pengumuman data ini, Bitcoin sempat melonjak sementara hingga $92.500, tetapi kemudian mengalami koreksi dan saat ini diperdagangkan di kisaran $88.050.

Data CPI AS dan Respons Instan Pasar

Indeks harga konsumen bulan Desember yang dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS sesuai dengan prediksi ekonom. Hasil kenaikan 2,7% dibandingkan tahun sebelumnya menunjukkan bahwa inflasi saat ini sedang stabil. Indeks harga konsumen inti, yang tidak termasuk makanan dan energi, naik 2,6% dibandingkan tahun sebelumnya, sesuai dengan prediksi konsensus.

Segera setelah pengumuman data CPI, Bitcoin menunjukkan respons yang kuat. Sebelum pengumuman resmi, BTC diperdagangkan di bawah $92.000, tetapi secara tiba-tiba naik hingga $92.500. Namun, lonjakan ini tidak bertahan lama dan saat ini telah terkoreksi ke level sekitar $88.050, mencatat penurunan sebesar -2,59% dalam 24 jam terakhir. Segera setelah data dirilis, kontrak berjangka indeks saham AS naik sekitar 0,3%, dan hasil obligasi 10 tahun turun dari 4,19% menjadi 4,175%.

Ekspektasi Penahanan Suku Bunga Federal Reserve dan Tren Inflasi

Pelaku pasar memperkirakan kemungkinan sebesar 95% bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga saat rapat Januari mendatang. Tingkat probabilitas yang tinggi ini didasarkan pada penilaian bahwa inflasi tetap dalam kisaran yang diperkirakan. Inflasi inti bulanan tercatat sebesar 0,2%, menunjukkan tren yang stabil.

Kejelasan mengenai arah kebijakan Federal Reserve yang semakin meningkat menyebabkan pasar keuangan menunjukkan respons yang relatif konsisten. Data CPI yang tidak menyimpang dari prediksi menandakan bahwa pengendalian inflasi sedang berlangsung, dan ini berpotensi memperkuat stabilitas kebijakan moneter.

Bitcoin, Menghadapi Tekanan Makroekonomi dan Kegagalan Break Resistance

Saat ini, Bitcoin menunjukkan tren melemah di tengah tekanan makroekonomi yang beragam. Menurut analis, BTC tidak lagi diperdagangkan sebagai aset lindung nilai makro dan lebih sebagai aset risiko dengan beta tinggi. Pasar yang didominasi oleh penguatan dolar AS dan kenaikan berkelanjutan pada komoditas utama seperti emas, turut menekan harga Bitcoin.

Dari sudut pandang teknikal, Bitcoin telah mengalami koreksi dari sekitar 30% di bawah puncaknya bulan Oktober. Saat ini, sedang berjuang untuk menembus resistance utama di sekitar $89.000. Untuk mencapai kenaikan lebih lanjut, diperlukan perbaikan sentimen pasar. Altcoin utama seperti Ethereum, Solana, BNB, dan Dogecoin juga mengalami kenaikan kecil, tetapi volume perdagangan tetap rendah.

Arah masa depan Bitcoin akan sangat bergantung pada indikator makroekonomi, keberlanjutan kekuatan dolar AS, dan sinyal kebijakan Federal Reserve. Jika indikator ekonomi utama seperti CPI tetap menunjukkan tren stabil, hal ini dapat memberikan dampak positif terhadap psikologi pasar.

BNB-3,95%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)