Para pemimpin industri dari perusahaan penyimpanan Bitcoin terkemuka Casa menunjukkan bahwa perkembangan pesat komputasi kuantum dapat membawa risiko baru terhadap sistem Bitcoin. Pada Desember 2025, para ahli keamanan ini kembali memperingatkan dan mengajak seluruh industri, termasuk komunitas pendiri Bitcoin, untuk meningkatkan kesadaran.
18 Bulan Penelitian Mengungkap Risiko Kuantum
Co-founder Casa, Jayson Lopp, melaporkan hasil penelitian publik selama 18 bulan melalui posting di platform X. Kesimpulan utamanya adalah bahwa perkembangan teknologi komputasi kuantum yang stagnan atau menurun merupakan skenario terbaik bagi ekosistem Bitcoin.
Latar belakang peringatan ini adalah tantangan teknis bahwa komputer kuantum berpotensi menghancurkan ECC (Elliptic Curve Cryptography), fondasi keamanan Bitcoin. Namun, kemungkinan jaringan Bitcoin menghadapi ancaman langsung dalam waktu dekat dianggap terbatas.
Tantangan Realistis dalam Transformasi Jaringan Secara Menyeluruh
Sebagai langkah antisipasi era kuantum, mengadaptasi seluruh jaringan Bitcoin ke kriptografi pasca kuantum bukan sekadar peningkatan teknis, melainkan rekonstruksi sistem secara keseluruhan. Transformasi ini menghadapi banyak tantangan kompleks.
Implementasi diperkirakan membutuhkan waktu 5 hingga 10 tahun, mengingat harus memigrasikan jutaan pengguna, dompet, dan aset yang besar. Para ahli industri keamanan menekankan kompleksitas perubahan teknologi dan pemindahan dana dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya ini.
Strategi Tanggap yang Harus Disiapkan Industri Sekarang
Co-founder Casa menyarankan pendekatan yang seimbang, yaitu “mengharapkan yang terbaik sambil bersiap untuk kemungkinan terburuk.” Ini berarti secara terus-menerus memantau perkembangan komputasi kuantum sekaligus meneliti dan mempersiapkan langkah jangka panjang.
Seluruh industri Bitcoin perlu merespons tantangan teknologi ini secara strategis. Dalam jangka pendek, ancaman langsung terbatas, tetapi dari perspektif jangka menengah dan panjang, evolusi keamanan aset kripto menjadi tema penting yang harus terus diteliti oleh seluruh industri.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Perkembangan teknologi kuantum mendekati Bitcoin: Tantangan jangka panjang — Pemimpin industri memperingatkan
Para pemimpin industri dari perusahaan penyimpanan Bitcoin terkemuka Casa menunjukkan bahwa perkembangan pesat komputasi kuantum dapat membawa risiko baru terhadap sistem Bitcoin. Pada Desember 2025, para ahli keamanan ini kembali memperingatkan dan mengajak seluruh industri, termasuk komunitas pendiri Bitcoin, untuk meningkatkan kesadaran.
18 Bulan Penelitian Mengungkap Risiko Kuantum
Co-founder Casa, Jayson Lopp, melaporkan hasil penelitian publik selama 18 bulan melalui posting di platform X. Kesimpulan utamanya adalah bahwa perkembangan teknologi komputasi kuantum yang stagnan atau menurun merupakan skenario terbaik bagi ekosistem Bitcoin.
Latar belakang peringatan ini adalah tantangan teknis bahwa komputer kuantum berpotensi menghancurkan ECC (Elliptic Curve Cryptography), fondasi keamanan Bitcoin. Namun, kemungkinan jaringan Bitcoin menghadapi ancaman langsung dalam waktu dekat dianggap terbatas.
Tantangan Realistis dalam Transformasi Jaringan Secara Menyeluruh
Sebagai langkah antisipasi era kuantum, mengadaptasi seluruh jaringan Bitcoin ke kriptografi pasca kuantum bukan sekadar peningkatan teknis, melainkan rekonstruksi sistem secara keseluruhan. Transformasi ini menghadapi banyak tantangan kompleks.
Implementasi diperkirakan membutuhkan waktu 5 hingga 10 tahun, mengingat harus memigrasikan jutaan pengguna, dompet, dan aset yang besar. Para ahli industri keamanan menekankan kompleksitas perubahan teknologi dan pemindahan dana dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya ini.
Strategi Tanggap yang Harus Disiapkan Industri Sekarang
Co-founder Casa menyarankan pendekatan yang seimbang, yaitu “mengharapkan yang terbaik sambil bersiap untuk kemungkinan terburuk.” Ini berarti secara terus-menerus memantau perkembangan komputasi kuantum sekaligus meneliti dan mempersiapkan langkah jangka panjang.
Seluruh industri Bitcoin perlu merespons tantangan teknologi ini secara strategis. Dalam jangka pendek, ancaman langsung terbatas, tetapi dari perspektif jangka menengah dan panjang, evolusi keamanan aset kripto menjadi tema penting yang harus terus diteliti oleh seluruh industri.