Analisis historis pertumbuhan harga emas mengungkapkan bahwa harganya tidak meningkat secara stabil tetapi dalam lonjakan selama periode ketidakstabilan keuangan global.
Periode kunci meliputi:
- 1970-an: Guncangan minyak dan inflasi menyebabkan kenaikan dramatis, dengan emas naik sekitar 20 kali lipat.
- 1980: Inflasi puncak menciptakan lonjakan pertumbuhan historis, diikuti oleh koreksi yang berkepanjangan.
- 2008-2011: Krisis keuangan dan masalah utang Eropa mendorong harga emas di atas $1.000 per ons, mencapai rekor tertinggi baru.
- 2020: Pandemi COVID-19 menyebabkan harga emas mendekati $2.000 per ons
- 2025-2026 (diperkirakan): Lonjakan potensial dapat mendorong harga di atas $4.000 per ons, menandai kenaikan terkuat dalam beberapa dekade.
Menurut IMF, kenaikan cepat harga emas yang sedang berlangsung menunjukkan adanya pergeseran keuangan yang signifikan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Analisis historis pertumbuhan harga emas mengungkapkan bahwa harganya tidak meningkat secara stabil tetapi dalam lonjakan selama periode ketidakstabilan keuangan global.
Periode kunci meliputi:
- 1970-an: Guncangan minyak dan inflasi menyebabkan kenaikan dramatis, dengan emas naik sekitar 20 kali lipat.
- 1980: Inflasi puncak menciptakan lonjakan pertumbuhan historis, diikuti oleh koreksi yang berkepanjangan.
- 2008-2011: Krisis keuangan dan masalah utang Eropa mendorong harga emas di atas $1.000 per ons, mencapai rekor tertinggi baru.
- 2020: Pandemi COVID-19 menyebabkan harga emas mendekati $2.000 per ons
- 2025-2026 (diperkirakan): Lonjakan potensial dapat mendorong harga di atas $4.000 per ons, menandai kenaikan terkuat dalam beberapa dekade.
Menurut IMF, kenaikan cepat harga emas yang sedang berlangsung menunjukkan adanya pergeseran keuangan yang signifikan.