Tarik lensa ke belakang, Anda akan menemukan bahwa yang benar-benar ingin dilakukan Dusk jauh lebih dari sekadar mengoptimalkan algoritma tertentu atau merancang model token. Ambisinya sebenarnya adalah mengubah aturan permainan itu sendiri—bagaimana membuat informasi keuangan dapat dilindungi sekaligus diverifikasi. Singkatnya, ini adalah solusi untuk sebuah konflik kuno: apakah privasi dan transparansi bisa saling mengakomodasi?
Untuk memahami niat Dusk, kita harus melihat bagaimana evolusi informasi keuangan berlangsung.
Pada masa awal, informasi dan aset adalah satu kesatuan, seperti Anda memegang uang kertas. Privasi memang cukup kuat, tetapi Anda sama sekali tidak bisa melakukan peredaran massal, efisiensinya sangat rendah. Kemudian muncul buku besar terpusat, transaksi bisa dicatat, tetapi privasi hampir sepenuhnya diserahkan kepada perantara. Era blockchain membalikkan keadaan, transparansi meluap-luap, verifikasi informasi maksimal, tetapi privasi dipasang di altar. Blockchain privasi awal mencoba mencari keseimbangan, tetapi hasilnya, masalah kepatuhan dan audit kembali muncul.
Dusk ingin mematahkan "soal pilihan" ini. Caranya apa? Membuat struktur informasi yang dapat disesuaikan secara dinamis, sehingga privasi dan verifikasi dapat hadir bersamaan.
Bagaimana caranya? Dibagi menjadi tiga lapisan. Lapisan pertama adalah isi transaksi yang dienkripsi, hanya dapat dilihat oleh kedua belah pihak, seperti diary pribadi. Lapisan kedua adalah metadata yang dapat diverifikasi secara publik, keabsahan transaksi, cap waktu, hubungan logis semuanya terbuka, seperti cap dari kantor notaris. Lapisan ketiga adalah saklar otorisasi, dalam alasan yang sah, pihak pengawas atau auditor dapat mendekripsi dan melihat detailnya.
Keunggulan dari solusi ini terletak pada kenyataan bahwa ini bukan pintu belakang, melainkan merancang hak audit secara jelas dan transparan. Informasi tidak lagi bersifat sepenuhnya terbuka atau sepenuhnya tersembunyi, melainkan dapat disesuaikan sesuai kebutuhan dalam spektrum. Inilah revolusi informasi keuangan yang sesungguhnya.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
15 Suka
Hadiah
15
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GameFiCritic
· 18jam yang lalu
Struktur tiga lapis memang tampaknya menyelesaikan masalah lama, tetapi bagaimana "saklar otorisasi" ini mencegah penyalahgunaan kekuasaan? Keseimbangan antara privasi dan audit tetap harus didukung oleh sistem aturan.
Lihat AsliBalas0
CoffeeNFTs
· 18jam yang lalu
Aduh, ini benar-benar yang saya ingin lihat, apakah privasi dan transparansi benar-benar bisa berjalan bersamaan?
Lihat AsliBalas0
GasWaster69
· 18jam yang lalu
Apakah privasi dan transparansi benar-benar bisa bersaing? Rasanya logika ini terdengar terlalu sempurna.
Lihat AsliBalas0
NftMetaversePainter
· 18jam yang lalu
ngl arsitektur tiga lapis ini sebenarnya sangat brilian... akhirnya seseorang memahami bahwa privasi ≠ opacity. verifikasi metadata tanpa mengekspos isi transaksi mentah? itu adalah perubahan paradigma yang sebenarnya dibutuhkan blockchain selama ini
Lihat AsliBalas0
TokenomicsShaman
· 18jam yang lalu
Hmm... arsitektur tiga lapis terdengar bagus, tapi apakah kita benar-benar bisa percaya pada "desain transparan" hak audit? Rasanya tetap saja seperti menyerahkan kunci keluar.
Lihat AsliBalas0
gas_fee_therapist
· 18jam yang lalu
Terdengar cukup bagus, tetapi apakah "saklar otorisasi" ini benar-benar dapat mencegah penyalahgunaan dari otoritas pengawas? Rasanya masih agak terlalu idealis
Tarik lensa ke belakang, Anda akan menemukan bahwa yang benar-benar ingin dilakukan Dusk jauh lebih dari sekadar mengoptimalkan algoritma tertentu atau merancang model token. Ambisinya sebenarnya adalah mengubah aturan permainan itu sendiri—bagaimana membuat informasi keuangan dapat dilindungi sekaligus diverifikasi. Singkatnya, ini adalah solusi untuk sebuah konflik kuno: apakah privasi dan transparansi bisa saling mengakomodasi?
Untuk memahami niat Dusk, kita harus melihat bagaimana evolusi informasi keuangan berlangsung.
Pada masa awal, informasi dan aset adalah satu kesatuan, seperti Anda memegang uang kertas. Privasi memang cukup kuat, tetapi Anda sama sekali tidak bisa melakukan peredaran massal, efisiensinya sangat rendah. Kemudian muncul buku besar terpusat, transaksi bisa dicatat, tetapi privasi hampir sepenuhnya diserahkan kepada perantara. Era blockchain membalikkan keadaan, transparansi meluap-luap, verifikasi informasi maksimal, tetapi privasi dipasang di altar. Blockchain privasi awal mencoba mencari keseimbangan, tetapi hasilnya, masalah kepatuhan dan audit kembali muncul.
Dusk ingin mematahkan "soal pilihan" ini. Caranya apa? Membuat struktur informasi yang dapat disesuaikan secara dinamis, sehingga privasi dan verifikasi dapat hadir bersamaan.
Bagaimana caranya? Dibagi menjadi tiga lapisan. Lapisan pertama adalah isi transaksi yang dienkripsi, hanya dapat dilihat oleh kedua belah pihak, seperti diary pribadi. Lapisan kedua adalah metadata yang dapat diverifikasi secara publik, keabsahan transaksi, cap waktu, hubungan logis semuanya terbuka, seperti cap dari kantor notaris. Lapisan ketiga adalah saklar otorisasi, dalam alasan yang sah, pihak pengawas atau auditor dapat mendekripsi dan melihat detailnya.
Keunggulan dari solusi ini terletak pada kenyataan bahwa ini bukan pintu belakang, melainkan merancang hak audit secara jelas dan transparan. Informasi tidak lagi bersifat sepenuhnya terbuka atau sepenuhnya tersembunyi, melainkan dapat disesuaikan sesuai kebutuhan dalam spektrum. Inilah revolusi informasi keuangan yang sesungguhnya.