Organisasi peretas mencuri akun Telegram untuk menyebarkan worm, bagaimana pengguna harus melindungi diri

Menurut berita terbaru, tim keamanan慢雾 menemukan bahwa organisasi peretas sedang melakukan serangan penyebaran worm secara sistematis. Mereka mencuri akun Telegram untuk menyamar sebagai pengguna, menggunakan teknik rekayasa sosial yang dirancang dengan cermat untuk menyebar racun ke kontak korban, dan akhirnya melakukan pencurian koin serta pencurian akun. Lebih mengkhawatirkan lagi, para peretas ini terus mengoptimalkan teknik serangan mereka. Ini merupakan ancaman nyata bagi seluruh komunitas kripto.

Bagaimana Rantai Serangan Beroperasi

Proses serangan lengkap

Langkah-langkah kejahatan para peretas cukup jelas dan sistematis:

Tahap Serangan Operasi Spesifik Tingkat Risiko
Langkah pertama Mendapatkan izin akun Telegram Tinggi
Langkah kedua Menyamar sebagai pemilik akun dan menghubungi kontaknya dalam bahasa Inggris dan Mandarin Tinggi
Langkah ketiga Menyebarkan racun melalui alat/perangkat lunak palsu Sangat tinggi
Langkah keempat Melakukan pencurian koin dan pencurian akun Sangat tinggi
Langkah kelima Mengoptimalkan secara berkelanjutan dan melanjutkan serangan berikutnya Ancaman terus-menerus

Diversitas Alat Penyebar Racun

Organisasi peretas menggunakan berbagai metode penyamaran untuk membingungkan pengguna:

  • Perangkat lunak konferensi Zoom palsu (memanfaatkan umumya pertemuan jarak jauh)
  • Repositori kode berisi malware (untuk pengembang)
  • Alat pihak ketiga yang terkontaminasi (memanfaatkan rantai kepercayaan)
  • Perangkat lunak game berbahaya (memanfaatkan daya tarik hiburan)

Alat-alat ini sering terlihat sah dan terpercaya, tetapi menyembunyikan kode berbahaya di dalamnya. Setelah pengguna menginstal dan menjalankan, peretas dapat memperoleh izin perangkat.

Mengapa Serangan Kali Ini Sangat Berbahaya

Kekuatan Rekayasa Sosial

Peretas tidak menyerang orang asing secara langsung, melainkan menyamar sebagai kontak yang sudah dikenal pengguna. Ini meningkatkan tingkat keberhasilan penipuan secara signifikan. Ditambah lagi, komunikasi dalam bahasa Inggris dan Mandarin memungkinkan penyerang menargetkan pengguna dari berbagai wilayah, menunjukkan tingkat internasionalisasi dan profesionalisme organisasi peretas ini.

Reaksi Berantai Penyebaran Worm

Begitu satu pengguna terinfeksi, peretas dapat terus memanfaatkan akun tersebut untuk menginfeksi kontak lainnya. Ini membentuk efek penyebaran eksponensial, di mana setiap akun yang diretas menjadi batu loncatan untuk serangan berikutnya.

Ancaman yang Terus Diperbaiki

Organisasi peretas memperbaiki teknik mereka setelah setiap gelombang serangan, menunjukkan bahwa ini bukan serangan sekali saja, melainkan kegiatan kriminal yang terorganisasi dan jangka panjang. Tingkat kesulitan pertahanan akan semakin meningkat.

Cara Pengguna Kripto Melindungi Diri

Perlindungan Berlapis untuk Keamanan Akun

  • Aktifkan fitur verifikasi dua langkah di Telegram dan buat kata sandi yang kuat
  • Periksa secara rutin daftar perangkat yang login dan hapus perangkat yang tidak dikenal
  • Jangan login ke Telegram melalui jaringan yang tidak aman
  • Simpan kode cadangan pemulihan di tempat yang aman

Waspadai Identifikasi Konten Beracun

  • Bahkan dari kontak yang dikenal, berhati-hatilah jika tiba-tiba diminta mengunduh perangkat lunak atau mengklik tautan
  • Konfirmasi identitas lawan melalui saluran lain (telepon, tatap muka) sebelum bertindak
  • Hindari mengunduh Zoom, game, dan perangkat lunak umum lainnya dari sumber tidak resmi
  • Periksa sumber dependensi di repositori kode

Perlindungan di Tingkat Perangkat

  • Gunakan perangkat lunak antivirus dan alat keamanan resmi
  • Perbarui sistem operasi dan patch aplikasi secara rutin
  • Gunakan perangkat khusus atau mesin virtual untuk akun penting
  • Rutin cadangkan kunci pribadi dompet dan informasi penting lainnya, simpan cadangan di tempat yang aman

Kesimpulan

Serangan peretas kali ini mengungkapkan sebuah kenyataan: dalam dunia kripto, risiko teknis dan risiko rekayasa sosial sering kali saling terkait dan sulit dilindungi. Pengguna tidak bisa hanya mengandalkan keamanan platform, tetapi juga harus meningkatkan kesadaran keamanan diri sendiri. Bagi pengguna Telegram, saat ini adalah waktu untuk memeriksa pengaturan keamanan akun dan meningkatkan kewaspadaan. Ingatlah satu prinsip: setiap permintaan unduhan perangkat lunak dari kontak harus dikonfirmasi dua kali.

Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)