Di saat kamu membangun posisi, kepercayaan diri itu hilang ke mana? Padahal sudah menetapkan stop loss dan take profit, tapi jari tetap menempel di layar, lilin K-line satu melonjak, jantung langsung kendor—ini disebut trading? Ini sama sekali sedang menjalani hukuman.
Pembeda antara trader pintar dan trader pemula hanya dua kata: disiplin.
Setelah rencana terbentuk, harus percaya bahwa rencana itu sendiri yang menjalankan. Kamu tidak perlu membuktikan setiap menit bahwa kamu benar, yang perlu kamu lakukan adalah membiarkan order yang benar berjalan sendiri.
Jangan gunakan "peduli maka kacau" sebagai alasan. Sebenarnya, kamu hanya sedang didorong oleh keinginan mengendalikan, tapi tidak punya keberanian untuk menghadapi fluktuasi acak pasar. Dan pasar tidak pernah peduli dengan detak jantungmu—selalu dingin, selalu objektif.
Orang-orang yang menahan kencing di depan layar, cemas, dan tergelincir saat menutup posisi, akhirnya semua mengembalikan keuntungan mereka. Lalu, orang yang benar-benar makan daging? Sudah pergi minum teh dan jalan-jalan.
Beberapa kenyataan:
Mengawasi layar tidak akan mengubah keuntunganmu, hanya akan membuat biaya transaksi lebih banyak.
Tanganmu yang mengubah stop loss dan take profit seringkali malah memotong dirimu sendiri.
Bull market tidak akan berhenti hanya karena kamu menutup layar.
Logika operasi pasar sangat sederhana: buka posisi, atur garis, matikan perangkat. Biarkan probabilitas dan waktu bekerja untukmu. Kamu mungkin hanya butuh keberanian untuk sekali lagi menutup aplikasi dan menjadi benar-benar tenang dan kaya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
19 Suka
Hadiah
19
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SandwichHunter
· 44menit yang lalu
Tidak salah apa yang dikatakan, hanya saja pelaksanaannya sulit. Saya selalu menipu diri sendiri seperti ini... menetapkan stop loss lalu tidur, tapi akhirnya bangun lagi di tengah malam untuk memeriksa.
Penyakit ini harus diobati.
Lihat AsliBalas0
RugPullSurvivor
· 16jam yang lalu
Luar biasa sekali, sebelumnya saya kehilangan beberapa ribu rupiah karena salah tekan saat menutup posisi, sekarang saya benar-benar sudah mengatur stop loss dan mematikan perangkat.
Lihat AsliBalas0
MoonRocketman
· 16jam yang lalu
Menurut indikator RSI, "kemampuan eksekusi stop-loss" dalam artikel ini telah menembus garis atas Bollinger Bands... Sejujurnya, jendela peluncuran untuk membangun mental hanya beberapa menit saja, jika terlewatkan, kita hanya bisa menyaksikan roket orang lain lepas landas
Lihat AsliBalas0
0xLostKey
· 16jam yang lalu
Haha ini lagi-lagi alasan yang sama, tapi jujur jari benar-benar menempel di layar
---
Matikan perangkat itu mudah diucapkan, tapi siapa yang bisa tahan di saat-saat kritis
---
Disiplin? Saya cuma ingin tahu berapa banyak orang yang benar-benar bisa bertahan
---
Mengawasi pasar seharian tetap merugi, mematikan perangkat satu hari malah naik, pasar memang begitu ajaib
---
Benar tapi sulit dilakukan, inilah gambaran nyata trader ritel
---
Keuntungan yang dikembalikan lebih banyak daripada yang didapat, ini saya lagi trading atau berjudi
---
Sudah terlalu sering mendengar pepatah seperti ini, masalahnya saya masih tidak bisa mengubahnya
---
Kalimat terakhir menyentuh, memang hanya butuh keberanian itu
Lihat AsliBalas0
ServantOfSatoshi
· 16jam yang lalu
Benar sekali, kuncinya adalah memiliki ketekunan ini. Saya telah melihat terlalu banyak orang, saat membangun posisi mereka bersumpah dengan yakin, tetapi begitu muncul satu garis lilin bearish, mereka mulai gemetar, dan akhirnya mengalami kerugian besar. Disiplin benar-benar satu-satunya standar untuk membedakan emas dan sampah.
Diam, matikan perangkat lunak, cari uang.
Di saat kamu membangun posisi, kepercayaan diri itu hilang ke mana? Padahal sudah menetapkan stop loss dan take profit, tapi jari tetap menempel di layar, lilin K-line satu melonjak, jantung langsung kendor—ini disebut trading? Ini sama sekali sedang menjalani hukuman.
Pembeda antara trader pintar dan trader pemula hanya dua kata: disiplin.
Setelah rencana terbentuk, harus percaya bahwa rencana itu sendiri yang menjalankan. Kamu tidak perlu membuktikan setiap menit bahwa kamu benar, yang perlu kamu lakukan adalah membiarkan order yang benar berjalan sendiri.
Jangan gunakan "peduli maka kacau" sebagai alasan. Sebenarnya, kamu hanya sedang didorong oleh keinginan mengendalikan, tapi tidak punya keberanian untuk menghadapi fluktuasi acak pasar. Dan pasar tidak pernah peduli dengan detak jantungmu—selalu dingin, selalu objektif.
Orang-orang yang menahan kencing di depan layar, cemas, dan tergelincir saat menutup posisi, akhirnya semua mengembalikan keuntungan mereka. Lalu, orang yang benar-benar makan daging? Sudah pergi minum teh dan jalan-jalan.
Beberapa kenyataan:
Mengawasi layar tidak akan mengubah keuntunganmu, hanya akan membuat biaya transaksi lebih banyak.
Tanganmu yang mengubah stop loss dan take profit seringkali malah memotong dirimu sendiri.
Bull market tidak akan berhenti hanya karena kamu menutup layar.
Logika operasi pasar sangat sederhana: buka posisi, atur garis, matikan perangkat. Biarkan probabilitas dan waktu bekerja untukmu. Kamu mungkin hanya butuh keberanian untuk sekali lagi menutup aplikasi dan menjadi benar-benar tenang dan kaya.