#DeFi生态与应用 Setelah membaca kisah PerpetualCow, saya harus bilang bahwa jebakan yang dia lewati layak untuk diulas kembali.
Kekalahan dalam trading forex pada dasarnya adalah masalah ritme eksekusi—ketika menemukan peluang bagus tapi di saat kritis malah kehilangan momentum, sehingga pesaing merebut peluang tersebut. Hal semacam ini juga umum terjadi dalam dunia copy trading: sudah yakin dengan gaya trader tertentu, tapi ragu-ragu, dan saat menyadari sudah terlambat masuk ke posisi terbaik. Pelajarannya adalah, begitu sudah yakin dengan analisis, harus bertindak tegas.
Namun yang lebih menarik perhatian adalah logika comeback-nya—dari kekalahan di forex menuju fokus pada XMR, sebuah jalur yang sering diabaikan. Pola pikir ini sangat menginspirasi bagi saya. Dia tidak berusaha bersaing langsung dengan trade.xyz, melainkan mencari celah pasar dari dimensi berbeda. Ini sebenarnya adalah prinsip diversifikasi dalam strategi copy trading: jangan menaruh semua dana ke satu trader dengan gaya tertentu, melainkan sesuaikan dengan kemampuan risiko dan alokasikan ke berbagai tipe trader.
Wagyu.xyz dalam dua minggu telah mencapai lebih dari 10 juta rupiah penarikan, dan valuasi bulan ini mencapai 500 juta, inti penyebabnya satu—menyelesaikan masalah nyata. Komunitas XMR selama ini kesulitan melakukan transaksi yang mudah, dan mereka menyediakan jembatan yang menghubungkan DeFi dengan kebutuhan nyata. Ini menunjukkan bahwa dalam ekosistem DeFi, siapa pun yang mampu mengidentifikasi celah likuiditas aset yang ditekan oleh regulasi, akan mampu menggerakkan pasar yang besar.
Dari sudut pandang trading, kasus ini mengingatkan saya satu hal: pasar selalu memberi penghargaan kepada mereka yang berani melampaui batas pemahaman konvensional. Jangan ikut-ikutan melakukan AI atau mengikuti tren koin tertentu secara buta, tapi seperti PerpetualCow, fokuslah mencari jalur yang "jelas kosong tapi tidak diperhatikan orang". Ini membutuhkan kombinasi pengamatan dan eksekusi yang tepat.
Kedepannya saat memilih trader, saya juga akan lebih memperhatikan mereka yang punya kemampuan "menemukan peluang yang diabaikan"—intuisi semacam ini sering kali lebih berharga daripada keuntungan jangka pendek.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#DeFi生态与应用 Setelah membaca kisah PerpetualCow, saya harus bilang bahwa jebakan yang dia lewati layak untuk diulas kembali.
Kekalahan dalam trading forex pada dasarnya adalah masalah ritme eksekusi—ketika menemukan peluang bagus tapi di saat kritis malah kehilangan momentum, sehingga pesaing merebut peluang tersebut. Hal semacam ini juga umum terjadi dalam dunia copy trading: sudah yakin dengan gaya trader tertentu, tapi ragu-ragu, dan saat menyadari sudah terlambat masuk ke posisi terbaik. Pelajarannya adalah, begitu sudah yakin dengan analisis, harus bertindak tegas.
Namun yang lebih menarik perhatian adalah logika comeback-nya—dari kekalahan di forex menuju fokus pada XMR, sebuah jalur yang sering diabaikan. Pola pikir ini sangat menginspirasi bagi saya. Dia tidak berusaha bersaing langsung dengan trade.xyz, melainkan mencari celah pasar dari dimensi berbeda. Ini sebenarnya adalah prinsip diversifikasi dalam strategi copy trading: jangan menaruh semua dana ke satu trader dengan gaya tertentu, melainkan sesuaikan dengan kemampuan risiko dan alokasikan ke berbagai tipe trader.
Wagyu.xyz dalam dua minggu telah mencapai lebih dari 10 juta rupiah penarikan, dan valuasi bulan ini mencapai 500 juta, inti penyebabnya satu—menyelesaikan masalah nyata. Komunitas XMR selama ini kesulitan melakukan transaksi yang mudah, dan mereka menyediakan jembatan yang menghubungkan DeFi dengan kebutuhan nyata. Ini menunjukkan bahwa dalam ekosistem DeFi, siapa pun yang mampu mengidentifikasi celah likuiditas aset yang ditekan oleh regulasi, akan mampu menggerakkan pasar yang besar.
Dari sudut pandang trading, kasus ini mengingatkan saya satu hal: pasar selalu memberi penghargaan kepada mereka yang berani melampaui batas pemahaman konvensional. Jangan ikut-ikutan melakukan AI atau mengikuti tren koin tertentu secara buta, tapi seperti PerpetualCow, fokuslah mencari jalur yang "jelas kosong tapi tidak diperhatikan orang". Ini membutuhkan kombinasi pengamatan dan eksekusi yang tepat.
Kedepannya saat memilih trader, saya juga akan lebih memperhatikan mereka yang punya kemampuan "menemukan peluang yang diabaikan"—intuisi semacam ini sering kali lebih berharga daripada keuntungan jangka pendek.