Kontrak trading yang paling menyakitkan bukanlah salah menilai arah, melainkan sudah memutuskan yang benar tetapi keluar dari pasar sebelum tren mulai.
Saya punya seorang teman yang pernah mengalami ini. Dia bertahan dengan posisi selama beberapa hari, akhirnya bukan karena pasar melawan, tetapi karena biaya dana secara perlahan mengikis modalnya, dan akhirnya dipaksa untuk menutup posisi. Ironisnya, dua hari setelah penutupan posisi, tren yang dia prediksi mulai bergerak. Saat itu dia baru menyadari—yang dia kalah bukanlah pasar, tetapi aturan dari permainan ini.
Di pasar kontrak tersembunyi beberapa pisau yang tak terlihat, khusus untuk memotong trader yang hanya tahu melihat arah, tapi tidak memahami risiko:
Biaya dana adalah pisau pertama. Tidak terlihat, tapi sangat kuat. Jika kamu berada di pihak yang salah, waktu menjadi musuh terbesarmu, modal perlahan mengalir keluar. Bahkan jika arah akhirnya terbukti benar, kemungkinan besar kamu akan bangkrut sebelum waktu yang tepat.
Harga likuidasi adalah pisau kedua. Secara kasat mata tampak ada jarak aman yang besar, tetapi setelah dihitung biaya transaksi, slippage, dan biaya tak terlihat lainnya, kamu mungkin sudah berada di tepi jurang tanpa sadar.
Leverage tinggi adalah pisau ketiga. Bukan tangga penyelamat, melainkan amplifier. Bisa memperbesar keuntunganmu, tapi juga memperbesar biaya dan volatilitas. Fluktuasi kecil saja cukup untuk membuatmu keluar, bahkan tidak sempat menunggu rebound.
Orang yang benar-benar bertahan di pasar ini tidak selalu yang paling akurat dalam prediksi, tetapi pasti yang disiplin. Mereka tahu:
Pasar mana yang harus diikuti, mana yang harus dihindari
Cara menghitung biaya tak terlihat secara akurat, bukan hanya memperhatikan harga
Selalu mengendalikan posisi agar sesuai dengan risiko yang bisa ditanggung
Sebenarnya pasar tidak takut kamu mendapatkan uang. Yang benar-benar ditakuti adalah ketika kamu memahami aturan ini, tetapi tetap bisa menjaga ketenangan dan disiplin.
Jalan arah ini selalu jelas, yang sulit adalah apakah kamu punya kesabaran untuk mengikuti aturan langkah demi langkah.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
3
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
EternalMiner
· 2jam yang lalu
Sial, biaya dana ini benar-benar pedang pembantaian yang tak terdengar, menyakitimu
Lihat AsliBalas0
NestedFox
· 2jam yang lalu
Biaya dana ini benar-benar mematikan, arah yang salah justru yang paling parah terkena dampaknya
Lihat AsliBalas0
MEVVictimAlliance
· 2jam yang lalu
Biaya dana ini benar-benar pembunuh diam-diam, tidak terlihat tetapi menyedot sedikit demi sedikit...
Kontrak trading yang paling menyakitkan bukanlah salah menilai arah, melainkan sudah memutuskan yang benar tetapi keluar dari pasar sebelum tren mulai.
Saya punya seorang teman yang pernah mengalami ini. Dia bertahan dengan posisi selama beberapa hari, akhirnya bukan karena pasar melawan, tetapi karena biaya dana secara perlahan mengikis modalnya, dan akhirnya dipaksa untuk menutup posisi. Ironisnya, dua hari setelah penutupan posisi, tren yang dia prediksi mulai bergerak. Saat itu dia baru menyadari—yang dia kalah bukanlah pasar, tetapi aturan dari permainan ini.
Di pasar kontrak tersembunyi beberapa pisau yang tak terlihat, khusus untuk memotong trader yang hanya tahu melihat arah, tapi tidak memahami risiko:
Biaya dana adalah pisau pertama. Tidak terlihat, tapi sangat kuat. Jika kamu berada di pihak yang salah, waktu menjadi musuh terbesarmu, modal perlahan mengalir keluar. Bahkan jika arah akhirnya terbukti benar, kemungkinan besar kamu akan bangkrut sebelum waktu yang tepat.
Harga likuidasi adalah pisau kedua. Secara kasat mata tampak ada jarak aman yang besar, tetapi setelah dihitung biaya transaksi, slippage, dan biaya tak terlihat lainnya, kamu mungkin sudah berada di tepi jurang tanpa sadar.
Leverage tinggi adalah pisau ketiga. Bukan tangga penyelamat, melainkan amplifier. Bisa memperbesar keuntunganmu, tapi juga memperbesar biaya dan volatilitas. Fluktuasi kecil saja cukup untuk membuatmu keluar, bahkan tidak sempat menunggu rebound.
Orang yang benar-benar bertahan di pasar ini tidak selalu yang paling akurat dalam prediksi, tetapi pasti yang disiplin. Mereka tahu:
Pasar mana yang harus diikuti, mana yang harus dihindari
Cara menghitung biaya tak terlihat secara akurat, bukan hanya memperhatikan harga
Selalu mengendalikan posisi agar sesuai dengan risiko yang bisa ditanggung
Sebenarnya pasar tidak takut kamu mendapatkan uang. Yang benar-benar ditakuti adalah ketika kamu memahami aturan ini, tetapi tetap bisa menjaga ketenangan dan disiplin.
Jalan arah ini selalu jelas, yang sulit adalah apakah kamu punya kesabaran untuk mengikuti aturan langkah demi langkah.