Selama beberapa dekade, investor mengandalkan rasio harga terhadap buku (P/B) untuk menemukan saham yang undervalued. Strategi ini masuk akal ketika aset berwujud mendominasi neraca perusahaan. Tetapi dunia bisnis telah berubah. Dalam 40 tahun terakhir, aset tidak berwujud—perangkat lunak, paten, ekuitas merek—sekarang mewakili lebih dari 80% dari basis aset S&P 500, membuat metrik tradisional semakin tidak dapat diandalkan.
Warren Buffett mengidentifikasi pemenang sejati: arus kas bebas. Ini bukan sekadar teori yang didukung opini. Antara tahun 2002 dan pertengahan 2024, portofolio yang dibangun berdasarkan hasil arus kas bebas mengalahkan rekan-rekan P/B mereka. Strategi harga terhadap buku menghasilkan pengembalian 519%, sementara portofolio yang fokus pada arus kas bebas memberikan lebih dari 1100%—lebih dari dua kali lipat keuntungan.
Buku Panduan ETF untuk Pemburu Arus Kas
Tiga dana unggulan menunjukkan pergeseran strategi investor ini. ETF Pacer U.S. Cash Cows 100 (COWZ) memilih 100 perusahaan dari Russell 1000 dengan kemampuan menghasilkan kas yang kuat dan neraca yang solid. Sementara itu, VictoryShares Free Cash Flow ETF (VFLO) menargetkan perusahaan besar yang menguntungkan dengan kombinasi hasil arus kas bebas tinggi dan potensi pertumbuhan. Invesco Nasdaq Free Cash Flow Achievers ETF (QOWZ) mengambil sudut pandang berbeda—menekankan ekspansi arus kas bebas yang konsisten dan stabil dari waktu ke waktu.
Yang menarik adalah tumpang tindih portofolio. Kepemilikan seperti Exxon Mobil (XOM), Qualcomm (QCOM), dan NVIDIA (NVDA) muncul di berbagai dana, menunjukkan keyakinan institusional terhadap generator kas ini.
Mengapa Ini Penting Sekarang
Meningkatnya penggunaan perangkat lunak manajemen arus kas telah memudahkan perusahaan untuk mengoptimalkan operasi mereka dan mempercepat penciptaan arus kas bebas. Seiring semakin banyak perusahaan mengasah disiplin keuangan mereka, investor yang fokus pada metrik arus kas bebas mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang bisnis mana yang benar-benar layak mendapatkan valuasi premium. Data berbicara dengan jelas—perusahaan dengan arus kas yang kuat dan berkelanjutan mengungguli segalanya dalam jangka panjang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bagaimana Kinerja Arus Kas Bebas Mengungguli Penilaian Tradisional—Dan Mengapa Investor Mengubah Portofolio
Selama beberapa dekade, investor mengandalkan rasio harga terhadap buku (P/B) untuk menemukan saham yang undervalued. Strategi ini masuk akal ketika aset berwujud mendominasi neraca perusahaan. Tetapi dunia bisnis telah berubah. Dalam 40 tahun terakhir, aset tidak berwujud—perangkat lunak, paten, ekuitas merek—sekarang mewakili lebih dari 80% dari basis aset S&P 500, membuat metrik tradisional semakin tidak dapat diandalkan.
Warren Buffett mengidentifikasi pemenang sejati: arus kas bebas. Ini bukan sekadar teori yang didukung opini. Antara tahun 2002 dan pertengahan 2024, portofolio yang dibangun berdasarkan hasil arus kas bebas mengalahkan rekan-rekan P/B mereka. Strategi harga terhadap buku menghasilkan pengembalian 519%, sementara portofolio yang fokus pada arus kas bebas memberikan lebih dari 1100%—lebih dari dua kali lipat keuntungan.
Buku Panduan ETF untuk Pemburu Arus Kas
Tiga dana unggulan menunjukkan pergeseran strategi investor ini. ETF Pacer U.S. Cash Cows 100 (COWZ) memilih 100 perusahaan dari Russell 1000 dengan kemampuan menghasilkan kas yang kuat dan neraca yang solid. Sementara itu, VictoryShares Free Cash Flow ETF (VFLO) menargetkan perusahaan besar yang menguntungkan dengan kombinasi hasil arus kas bebas tinggi dan potensi pertumbuhan. Invesco Nasdaq Free Cash Flow Achievers ETF (QOWZ) mengambil sudut pandang berbeda—menekankan ekspansi arus kas bebas yang konsisten dan stabil dari waktu ke waktu.
Yang menarik adalah tumpang tindih portofolio. Kepemilikan seperti Exxon Mobil (XOM), Qualcomm (QCOM), dan NVIDIA (NVDA) muncul di berbagai dana, menunjukkan keyakinan institusional terhadap generator kas ini.
Mengapa Ini Penting Sekarang
Meningkatnya penggunaan perangkat lunak manajemen arus kas telah memudahkan perusahaan untuk mengoptimalkan operasi mereka dan mempercepat penciptaan arus kas bebas. Seiring semakin banyak perusahaan mengasah disiplin keuangan mereka, investor yang fokus pada metrik arus kas bebas mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang bisnis mana yang benar-benar layak mendapatkan valuasi premium. Data berbicara dengan jelas—perusahaan dengan arus kas yang kuat dan berkelanjutan mengungguli segalanya dalam jangka panjang.