Tentang logika short Kaito, saya rasa perlu dipertimbangkan dengan hati-hati.
Pertama, berbicara secara langsung dan realistis: tim seharusnya sudah melihat situasi ini dengan sangat jelas, dan sebagian besar posisi sudah keluar. Melihat likuiditas, OI sebesar 1.5M sama sekali tidak cukup untuk mendukung kekuatan apa pun, kedalaman pasar terbatas, dan partisipan semakin berkurang. Dalam lingkungan seperti ini, melakukan short justru mudah menjadi lawan yang dipukul balik.
Ada juga logika yang lebih mendalam — produk dan token sebenarnya adalah dua hal yang berbeda. Ambil contoh Uniswap, kondisi operasional protokol itu sendiri dan performa UNI tidak harus sinkron. Produk mungkin menuju kemunduran, tetapi token yang dipegang tim, hak keputusan, dan kemampuan untuk mencairkan dana tidak akan hilang karena itu. Ini adalah masalah dari dua dimensi yang berbeda.
Jadi, daripada mengikuti tren short, lebih baik memahami risiko eksposur kita sendiri. Lawan di pasar selalu ada, tetapi pada aset dengan likuiditas yang sangat tipis seperti ini, rasio risiko dan imbal hasil sebenarnya sangat tidak menguntungkan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
16 Suka
Hadiah
16
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
FarmHopper
· 01-16 03:49
Bro, 1.5M OI masih mau short? Bukankah ini sama saja dengan dipanen?
Modal tim sudah habis dikumpulkan, likuiditas sangat tipis sampai-sampai bisa mengorek kuku, lawan pasar sama sekali tidak cukup untuk menyisipkan celah, jangan berpikir untuk membeli di bawah dan short semacam ini
Produk mati tidak berarti token akan berjaya, itu dua hal yang berbeda, belum cukup belajar dari pelajaran Uniswap
Daripada mengikuti tren dan short, lebih baik tanya diri sendiri apa yang sebenarnya ada di kantong, jenis aset seperti ini sama sekali tidak layak dipertaruhkan
Lihat AsliBalas0
OfflineValidator
· 01-16 03:40
Likuiditas yang begitu tipis, short selling bukan mencari untuk dipotong... benar-benar menjadi penanggung risiko
Kekuasaan di tangan tim tidak akan pernah hilang, token mati pun produk tetap bisa menyedot darah, logika ini luar biasa
Daripada bertaruh pada short selling, lebih baik lihat berapa banyak peluru yang tersisa pada diri sendiri
Lihat AsliBalas0
LayerZeroHero
· 01-16 03:36
Buktinya, kedalaman likuiditas sebesar 1.5M OI ini sama sekali tidak bisa digunakan untuk short selling, lawan transaksi akan menganggap pesanan Anda seperti prasmanan
Tentang logika short Kaito, saya rasa perlu dipertimbangkan dengan hati-hati.
Pertama, berbicara secara langsung dan realistis: tim seharusnya sudah melihat situasi ini dengan sangat jelas, dan sebagian besar posisi sudah keluar. Melihat likuiditas, OI sebesar 1.5M sama sekali tidak cukup untuk mendukung kekuatan apa pun, kedalaman pasar terbatas, dan partisipan semakin berkurang. Dalam lingkungan seperti ini, melakukan short justru mudah menjadi lawan yang dipukul balik.
Ada juga logika yang lebih mendalam — produk dan token sebenarnya adalah dua hal yang berbeda. Ambil contoh Uniswap, kondisi operasional protokol itu sendiri dan performa UNI tidak harus sinkron. Produk mungkin menuju kemunduran, tetapi token yang dipegang tim, hak keputusan, dan kemampuan untuk mencairkan dana tidak akan hilang karena itu. Ini adalah masalah dari dua dimensi yang berbeda.
Jadi, daripada mengikuti tren short, lebih baik memahami risiko eksposur kita sendiri. Lawan di pasar selalu ada, tetapi pada aset dengan likuiditas yang sangat tipis seperti ini, rasio risiko dan imbal hasil sebenarnya sangat tidak menguntungkan.