Ada ketegangan yang terus-menerus antara cara kita memandang pasar dan bagaimana kita benar-benar menjalankannya. Narasinya sederhana: ketika perusahaan besar mencapai skala dan dominasi pasar, keuntungan efisiensi seharusnya mengalir kembali ke masyarakat—itulah argumen buku teks. Keuntungan ekonomi dari operasi skala besar, efek jaringan, dan pangsa pasar yang terkonsolidasi menciptakan manfaat nyata.
Tapi di sinilah kekacauan mulai muncul. Teori ekonomi secara sistematis menyesatkan pembuat kebijakan. Model-model terlihat bersih di atas kertas, namun pasar dunia nyata beroperasi di bawah aturan yang sama sekali berbeda. Prediksi ekonom jarang cocok dengan apa yang benar-benar terjadi saat teori-teori tersebut diterapkan pada kebijakan. Kesenjangan antara kerangka teoretis dan hasil praktis terus melebar, meninggalkan regulator berjuang untuk mengejar sementara ekonomi menulis ulang aturannya sendiri.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
9
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
digital_archaeologist
· 1jam yang lalu
Singkatnya, para ekonom selalu membuat janji besar yang tidak pernah terpenuhi, tampak bagus di atas kertas tetapi sebenarnya penuh jebakan
Lihat AsliBalas0
NFTRegretful
· 3jam yang lalu
Teori yang dikatakan oleh para ekonom sudah usang, dalam kenyataannya monopoli perusahaan besar sama sekali tidak membawa manfaat bagi orang biasa, malah semakin kompetitif
Lihat AsliBalas0
NeonCollector
· 23jam yang lalu
Model dan kenyataan ekonomis sudah lama saya lihat tembus, di atas kertas terlihat gemerlap, kenyataannya berantakan
Lihat AsliBalas0
GameFiCritic
· 01-16 01:50
Kesenjangan antara teori dan kenyataan diungkapkan dengan baik... Inilah sebabnya mengapa proyek-proyek yang memanfaatkan investor pemula bisa bertahan begitu lama, model ekonomis tidak mampu mengikuti kecepatan perubahan pasar, dan regulasi pun terlambat menyadari.
Lihat AsliBalas0
IfIWereOnChain
· 01-16 01:49
Singkatnya, teori ekonomi para ekonom itu hanyalah omong kosong di atas kertas, kenyataannya sama sekali tidak mengikuti aturan... perusahaan besar yang monopoli pun tidak membawa manfaat, malah kembali ke rakyat biasa.
Lihat AsliBalas0
WalletDoomsDay
· 01-16 01:48
Perkiraan ekonom dan kenyataan benar-benar berbeda, bikin ngakak, sama sekali tidak sejalan
Lihat AsliBalas0
RugPullProphet
· 01-16 01:46
Para ekonomis telah menggambar kue selama puluhan tahun, sekarang akhirnya terbongkar. Teori dan kenyataan sangat berbeda, tidak heran pengawasan selalu terlambat satu langkah.
Lihat AsliBalas0
RunWithRugs
· 01-16 01:42
Singkatnya, teori ekonomi para ekonom itu hanyalah omong kosong di atas kertas, kenyataannya sudah jauh meninggalkan mereka berkali-kali lipat
Lihat AsliBalas0
just_here_for_vibes
· 01-16 01:36
Benar, para ekonom hanya berbicara di atas kertas, kenyataannya sudah berbalik arah sejak lama
Ada ketegangan yang terus-menerus antara cara kita memandang pasar dan bagaimana kita benar-benar menjalankannya. Narasinya sederhana: ketika perusahaan besar mencapai skala dan dominasi pasar, keuntungan efisiensi seharusnya mengalir kembali ke masyarakat—itulah argumen buku teks. Keuntungan ekonomi dari operasi skala besar, efek jaringan, dan pangsa pasar yang terkonsolidasi menciptakan manfaat nyata.
Tapi di sinilah kekacauan mulai muncul. Teori ekonomi secara sistematis menyesatkan pembuat kebijakan. Model-model terlihat bersih di atas kertas, namun pasar dunia nyata beroperasi di bawah aturan yang sama sekali berbeda. Prediksi ekonom jarang cocok dengan apa yang benar-benar terjadi saat teori-teori tersebut diterapkan pada kebijakan. Kesenjangan antara kerangka teoretis dan hasil praktis terus melebar, meninggalkan regulator berjuang untuk mengejar sementara ekonomi menulis ulang aturannya sendiri.