Logam kuning bertahan: di antara kenaikan hasil dan penguatan dolar

Teknikal Cadangan Emas dalam Kondisi Ketidakpastian Ekonomi

Di tengah laporan ekonomi terbaru dari AS, pasangan XAU/USD menunjukkan perilaku hati-hati, berada di kisaran sekitar $4 455. Tren kenaikan tetap berlaku, namun gambaran teknikal menunjukkan pelemahan signifikan dari impuls bullish. Indeks kekuatan relatif (RSI) berada di zona netral, yang menunjukkan tidak adanya arah yang jelas.

Level teknikal kritis menentukan dinamika selanjutnya. Jika harga berkonsolidasi di atas $4 500, kemungkinan akan keluar ke level tertinggi historis $4 549 dan selanjutnya ke angka psikologis $4 600. Sebaliknya, jika level $4 400 ditembus, dapat memicu koreksi ke rata-rata pergerakan 20-hari ($4 376), dan penurunan lebih jauh di bawah level terendah terbaru $4 274 akan menimbulkan keraguan terhadap tren kenaikan secara keseluruhan.

Pasar Tenaga Kerja Amerika Mengonfirmasi Stabilitas

Data ekonomi terbaru dari AS menggambarkan gambaran penguatan pasar tenaga kerja. Jumlah klaim awal pengangguran untuk minggu yang berakhir 3 Januari adalah 208.000 — lebih rendah dari prediksi 210.000 — meskipun lebih tinggi dari minggu sebelumnya (200 000). Laporan Challenger untuk bulan Desember mencatat 35.553 pengumuman PHK, sekitar separuh dari level bulan November.

Andi Challenger, Direktur Utama Pendapatan di Challenger, Gray & Christmas, berbagi pandangan optimis: “Tahun ini berakhir dengan jumlah PHK yang minimal dalam dua belas bulan terakhir. Desember secara tradisional adalah periode yang tenang, namun peningkatan rencana perekrutan menunjukkan sinyal positif setelah tahun yang ditandai dengan PHK besar-besaran.”

Pasar tenaga kerja mendapatkan dukungan tambahan dari penurunan defisit perdagangan. Defisit AS untuk barang dan jasa menurun tajam dari $48,1 miliar menjadi $29,4 miliar di bulan Oktober, melampaui ekspektasi pasar. Faktor utama penurunan adalah penurunan impor, terutama di sektor farmasi.

Dolar Menguat, Emas Mengalami Tekanan

Penguatan mata uang AS menjadi pendorong utama tekanan terhadap emas. Indeks dolar AS (DXY), yang mencerminkan pergerakan kurs rubel terhadap enam mata uang utama, naik 0,20% menjadi 98,92, menembus rata-rata pergerakan sederhana 200-hari di level 98,87. Para analis mencatat bahwa penutupan hari di atas level ini akan menjadi syarat penting untuk mengonfirmasi pemulihan yang berkelanjutan dari mata uang.

Secara paralel, imbal hasil obligasi pemerintah meningkat, yang juga membatasi daya tarik emas. Imbal hasil obligasi 10-tahun meningkat hampir 2,5 basis poin menjadi 4,173%, dan imbal hasil riil naik 2 basis poin menjadi 1,903%. Ketika imbal hasil meningkat, aset aman menjadi lebih kompetitif bagi investor.

Sentimen Konsumen dan Ekspektasi Inflasi

Survei ekspektasi konsumen Federal Reserve Bank New York menunjukkan tren yang beragam. Ekspektasi inflasi jangka pendek naik ke 3,4% dari 3,2%, sementara proyeksi jangka menengah dan panjang tetap stabil di angka 3%. Namun, konsumen menunjukkan optimisme yang lebih rendah terkait prospek pasar tenaga kerja, dengan kekhawatiran yang meningkat terhadap potensi kehilangan pekerjaan.

Meski kekhawatiran meningkat, laporan Federal Reserve Bank Atlanta menunjukkan bahwa perkiraan PDB Now untuk kuartal IV 2025 meningkat dari 2,7% menjadi 5,4%, mencerminkan perbaikan prospek ekonomi. Pasar keuangan memperhitungkan kemungkinan penurunan suku bunga Fed sebesar 56 basis poin selama tahun 2026.

Data Kunci tentang Tenaga Kerja Menunggu

Pada hari Jumat, para investor menantikan rilis laporan ketenagakerjaan non-pertanian untuk bulan Desember. Konsensus memperkirakan penambahan 60.000 pekerjaan, sedikit di bawah level November sebesar 64.000. Tingkat pengangguran, menurut prediksi analis, akan turun dari 4,6% menjadi 4,5%.

Data ini akan menjadi faktor penentu untuk dinamika emas dan dolar selanjutnya. Jika angka melebihi ekspektasi, tekanan terhadap logam kuning dapat meningkat, sementara angka yang lemah dapat menyebabkan penyesuaian ulang prospek pasar.

Kesimpulan: Emas dalam Keadaan Menunggu

Emas saat ini berada di titik keseimbangan antara tren kenaikan dan tekanan jangka pendek dari penguatan dolar serta meningkatnya imbal hasil. XAU/USD menunjukkan konsolidasi di sekitar $4 455, menunggu sinyal tambahan dari pasar tenaga kerja AS. Syarat utama untuk memulai kembali kenaikan adalah menembus level $4 500, yang akan membuka jalan menuju level tertinggi historis.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • بالعربية
  • Português (Brasil)
  • 简体中文
  • English
  • Español
  • Français (Afrique)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • Português (Portugal)
  • Русский
  • 繁體中文
  • Українська
  • Tiếng Việt