Harga minyak mengalami penurunan tajam ketika Trump menunjukkan Iran telah "menghentikan pembunuhan," menyebabkan de-eskalasi langsung dalam ketegangan di Timur Tengah. Lonjakan premi risiko geopolitik menguap dalam hitungan menit saat pasar menilai ulang tingkat ancaman. Ini adalah contoh klasik bagaimana sentimen dapat berubah dengan cepat—satu pernyataan dari tokoh politik utama dapat menggerakkan seluruh kompleks energi. Benchmark WTI dan minyak mentah berayun keras saat ketakutan akan konflik mereda, mengingatkan para trader bahwa narasi geopolitik masih memegang kendali di pasar komoditas. Sektor energi tetap sangat sensitif terhadap perkembangan US-Iran, dengan setiap judul berita mampu mengubah penemuan harga. Kadang pasar bergerak berdasarkan gangguan pasokan yang nyata; lain waktu mereka menari mengikuti geopolitik.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
18 Suka
Hadiah
18
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
DAOplomacy
· 01-17 23:06
Sejujurnya, implikasi teori permainan di sini tidak sepele—satu tweet dapat menghapus premi risiko geopolitik. Berpendapat bahwa kita memiliki struktur insentif yang cukup sub-optimalkan ketika sentimen lebih penting daripada fundamental, sejujurnya
Lihat AsliBalas0
MEVSupportGroup
· 01-15 07:58
Dengan satu kalimat saja, harga minyak bisa turun, tetap dengan pola geopolitik yang sama... Apakah pasar benar-benar begitu mudah ditipu?
Lihat AsliBalas0
BearMarketHustler
· 01-15 07:38
Satu kalimat saja bisa membuat harga minyak runtuh, inilah yang disebut premi geopolitik... benar-benar tidak bisa lagi tahan
Lihat AsliBalas0
ruggedNotShrugged
· 01-15 07:34
Aduh, lagi-lagi hanya satu kalimat saja langsung menyebabkan penurunan harga? Pasar ini benar-benar mengikuti mulut Trump saja
Lihat AsliBalas0
PumpDetector
· 01-15 07:29
Satu tweet dan boom, seluruh kompleks minyak menyesuaikan harga sendiri... inilah sebabnya aku tidak lagi percaya pada headline ngl 🤔
Harga minyak mengalami penurunan tajam ketika Trump menunjukkan Iran telah "menghentikan pembunuhan," menyebabkan de-eskalasi langsung dalam ketegangan di Timur Tengah. Lonjakan premi risiko geopolitik menguap dalam hitungan menit saat pasar menilai ulang tingkat ancaman. Ini adalah contoh klasik bagaimana sentimen dapat berubah dengan cepat—satu pernyataan dari tokoh politik utama dapat menggerakkan seluruh kompleks energi. Benchmark WTI dan minyak mentah berayun keras saat ketakutan akan konflik mereda, mengingatkan para trader bahwa narasi geopolitik masih memegang kendali di pasar komoditas. Sektor energi tetap sangat sensitif terhadap perkembangan US-Iran, dengan setiap judul berita mampu mengubah penemuan harga. Kadang pasar bergerak berdasarkan gangguan pasokan yang nyata; lain waktu mereka menari mengikuti geopolitik.