Bintang Hollywood Matthew McConaughey baru saja mendaftarkan merek dagang untuk frasa ikoniknya 'Alright, Alright, Alright' sebagai pelindung preventif terhadap penyalahgunaan AI. Langkah ini menandai meningkatnya ketegangan antara pemegang hak cipta kreatif dan konten yang dihasilkan AI. Ini adalah kasus contoh: selebriti tidak hanya melindungi nilai merek lagi—mereka secara aktif mengamankan identitas digital mereka dari duplikasi tanpa izin. Dengan AI yang semakin mampu meniru suara dan persona, strategi hukum seperti pendaftaran merek dagang menjadi pertahanan garis depan. Perubahan ini bisa merombak cara pencipta mendekati perlindungan IP di era AI generatif. Layak untuk diamati saat lebih banyak tokoh publik mengikuti jejak ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SchrodingerWallet
· 4jam yang lalu
Haha, bahkan ungkapan khas pun harus didaftarkan merek dagang, AI benar-benar membuat selebriti terdesak
Lihat AsliBalas0
Degen4Breakfast
· 4jam yang lalu
McConaughey ini keren, bahkan ungkapan khasnya harus dilindungi merek dagang... Di era AI, citra pun menjadi komoditas
Lihat AsliBalas0
LiquidationTherapist
· 4jam yang lalu
Huh? Bahkan ungkapan sehari-hari harus didaftarkan merek dagang, AI benar-benar membuat selebriti tidak punya pilihan lain.
Lihat AsliBalas0
NotSatoshi
· 4jam yang lalu
Haha, Matthew, langkah ini luar biasa, bahkan ungkapan khas pun harus dikunci, benar-benar dipaksa oleh AI sampai tidak bisa berbuat apa-apa
Bintang Hollywood Matthew McConaughey baru saja mendaftarkan merek dagang untuk frasa ikoniknya 'Alright, Alright, Alright' sebagai pelindung preventif terhadap penyalahgunaan AI. Langkah ini menandai meningkatnya ketegangan antara pemegang hak cipta kreatif dan konten yang dihasilkan AI. Ini adalah kasus contoh: selebriti tidak hanya melindungi nilai merek lagi—mereka secara aktif mengamankan identitas digital mereka dari duplikasi tanpa izin. Dengan AI yang semakin mampu meniru suara dan persona, strategi hukum seperti pendaftaran merek dagang menjadi pertahanan garis depan. Perubahan ini bisa merombak cara pencipta mendekati perlindungan IP di era AI generatif. Layak untuk diamati saat lebih banyak tokoh publik mengikuti jejak ini.