AI traders menggantikan trader manusia—apakah ini revolusi DeFi berikutnya atau hanya hype yang berputar kembali di pasar?



Dalam percakapan industri terbaru, Aster (CEO dari platform pertukaran terdesentralisasi) membahas pertanyaan ini secara tepat. Argumen utamanya: pasar tampaknya secara bertahap mengalihkan preferensi ke strategi perdagangan berbasis AI dibandingkan pendekatan trader manusia tradisional.

Narasi tentang AI traders semakin mendapatkan perhatian di kalangan DeFi. Apakah ini mewakili inovasi nyata dalam mekanisme perdagangan atau hanya cerita gelembung terbaru tetap diperdebatkan. Yang tidak dapat disangkal adalah meningkatnya minat terhadap solusi perdagangan algoritmik yang dapat beroperasi 24/7 tanpa bias emosional.

Aster mengeksplorasi kedua sisi—keuntungan praktis dari sistem AI dalam mengeksekusi strategi kompleks di berbagai protokol DeFi, dan skeptisisme yang valid tentang apakah tren ini akan bertahan atau memudar seperti siklus pasar sebelumnya. Bagi siapa saja yang mengikuti evolusi DeFi dan peran AI yang semakin berkembang dalam keuangan, percakapan ini menyentuh di mana platform kontrak pintar dan pembelajaran mesin mungkin benar-benar berpotongan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 3
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
rugpull_survivorvip
· 5jam yang lalu
又一轮AI炒作来了,之前的ML trading也是这么吹的 又来扯什么无情感交易,人的贪心才是最好的alpha好吧 Aster说得好听,还不是想卖自己的产品... Algoritma trading menggantikan manusia? Tunggu sampai mereka bertahan di pasar bearish dulu Benar-benar bisa menghasilkan uang, pasti sudah dikunci oleh beberapa dana besar, tidak akan tersedia untuk retail Topik lama, resep lama, DeFi setiap tahun memainkan pertunjukan ini
Lihat AsliBalas0
BridgeTrustFundvip
· 6jam yang lalu
又是 AI menggantikan manusia dengan pola lama... sejujurnya saya rasa ini agak meragukan ngl kali ini lagi-lagi seperti sedang mengobral konsep, tunggu beberapa bulan nanti tidak ada yang membahas lagi algoritma memang tidak dipengaruhi emosi memang menyenangkan, tapi juga mudah dimanfaatkan oleh pemain besar untuk mengumpulkan keuntungan Perkataan Aster terdengar masuk akal, tapi siklus pasar memang selalu berulang begitu, jangan sampai terpengaruh oleh propaganda Kalau benar-benar mengandalkan AI untuk menghasilkan uang, para investor ritel pasti sudah tidak ada urusannya lagi
Lihat AsliBalas0
ConsensusDissentervip
· 6jam yang lalu
AI trader kembali menggunakan alasan baru untuk memanen keuntungan? Setiap siklus seperti ini. AI juga bisa rug, jangan terlalu dipikirkan. Sekalipun terdengar bagus, itu tetap algoritma, dan tidak bisa menghindar dari siklus pasar. Keserakahan manusia yang tidak bisa dipelajari AI, itulah BUG-nya. Saya sudah mendengar argumen Aster ini berkali-kali... yang berikutnya mungkin adalah trader kuantum. Tanpa emosi? Kurangnya intuisi manusia itulah yang disebut tanpa emosi. Ini lagi-lagi hanya hype, saat AI rugi, tidak akan ada yang membicarakannya lagi.
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)