Usulan revisi hukum berskala besar di depan mata, masalah pun muncul—apakah reformasi sebesar ini benar-benar dapat membuat sistem hukum menjadi lebih lengkap dan mencakup lebih banyak aspek? Atau justru proses yang rumit akan memperlambat efisiensi yang sudah ada, dan membuat segalanya menjadi lebih kompleks? Titik keseimbangan ini memang patut dipikirkan. Dari sudut pandang regulasi, revisi hukum yang menyeluruh memang dapat menutup celah dan memperbaiki kerangka; tetapi dari aspek operasional, siklus revisi yang panjang, proses persetujuan berlapis-lapis, pertarungan kepentingan... semua ini bisa membuat seluruh proses menjadi lambat. Kadang-kadang, mengejar kesempurnaan justru menjadi musuh dari kemajuan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
3
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
HalfIsEmpty
· 7jam yang lalu
Ini lagi-lagi omong kosong yang sama, semakin banyak regulasi justru membuat ekosistem menjadi kaku, lebih baik dilepaskan saja agar pasar bisa menyesuaikan diri sendiri dengan lebih cepat
Lihat AsliBalas0
GasFeeCrier
· 7jam yang lalu
Ini lagi-lagi dualisme kuno "sempurna vs efisiensi", benar apa adanya tapi tidak ada yang baru. Masalah sebenarnya adalah orang-orang itu sama sekali tidak mampu mendorong... Mengubah ketentuan di atas kertas saja tidak ada gunanya, mekanisme pelaksanaan dasar tidak diubah, semuanya sia-sia.
Lihat AsliBalas0
ser_we_are_early
· 7jam yang lalu
Sejujurnya, reformasi pada akhirnya hanya membuat semua pihak saling berkonflik, dan hasil akhirnya tidak ada yang benar-benar jelas... Lebih baik melakukan langkah kecil dan cepat daripada itu.
Usulan revisi hukum berskala besar di depan mata, masalah pun muncul—apakah reformasi sebesar ini benar-benar dapat membuat sistem hukum menjadi lebih lengkap dan mencakup lebih banyak aspek? Atau justru proses yang rumit akan memperlambat efisiensi yang sudah ada, dan membuat segalanya menjadi lebih kompleks? Titik keseimbangan ini memang patut dipikirkan. Dari sudut pandang regulasi, revisi hukum yang menyeluruh memang dapat menutup celah dan memperbaiki kerangka; tetapi dari aspek operasional, siklus revisi yang panjang, proses persetujuan berlapis-lapis, pertarungan kepentingan... semua ini bisa membuat seluruh proses menjadi lambat. Kadang-kadang, mengejar kesempurnaan justru menjadi musuh dari kemajuan.