PENDANAAN | Fintech Maroko, PayTic, Mengumpulkan $4 Juta untuk Memperluas Operasi di Afrika Utara dan Sub-Sahara

Startup fintech Maroko, PayTic, berhasil mengamankan pendanaan seed extension sebesar $4 juta.

Investasi ini dipimpin oleh:

  • AfricInvest melalui Cathay AfricInvest Innovation Fund (CAIF)

dengan partisipasi dari,

  • Build Ventures
  • Axian Group
  • Mistral
  • Island Capital Partners, dan
  • Concrete.

“Investasi signifikan ini merupakan validasi kuat terhadap misi PayTic dan dampak transformatif yang kami hadirkan. Di luar modal, pendanaan ini membawa keahlian strategis yang tak ternilai, memungkinkan kami mempercepat ekspansi global serta membentuk kembali masa depan operasi pembayaran,” kata CEO Imad Boumahdi.

Didirikan pada 2020 oleh Imad Boumahdi, platform PayTic terhubung secara mulus dengan sistem inti bank, penerbit kartu, dan pemroses pembayaran. Platform ini mengonsolidasikan berbagai proses operasional ke dalam dashboard terpadu, memungkinkan institusi keuangan dan fintech untuk mengotomatiskan tugas rutin dan memenuhi persyaratan regulasi secara efisien.

Perusahaan memperoleh pendapatan melalui model hybrid yang menggabungkan biaya langganan, opsi harga berbasis volume, dan skema berbagi pendapatan.

Platform software-as-a-service (SaaS) ini bertujuan meningkatkan efisiensi bagi bank, credit union, perusahaan fintech, dan pemroses pembayaran lainnya dengan merampingkan operasi backend.

Startup ini saat ini melayani lebih dari 20 bisnis di Eropa, Timur Tengah, dan Afrika. Kliennya antara lain CIH Bank Maroko, CFG Bank, dan OGS (badan pemrosesan untuk Bank of Africa), serta BNI Madagascar dan beberapa fintech di Afrika dan Timur Tengah.

Kompetitor utama PayTic adalah Kani Payments yang berbasis di Inggris, yang dikenal dengan layanan rekonsiliasinya. Namun, CEO Boumahdi menegaskan bahwa PayTic membedakan diri dengan menghadirkan solusi yang lebih komprehensif.

Sementara Kani menargetkan segmen tertentu, PayTic mendukung seluruh spektrum alur kerja operasional harian bank.

“Mereka hanya fokus pada satu bagian proses,” ujarnya.

“Kami membangun solusi end-to-end yang tanpa integrasi, tanpa kode, dan langsung bisa digunakan di seluruh spektrum operasional.”

Selain di Timur Tengah, PayTic juga berencana tumbuh di pasar baru, dimulai dari Nigeria.

“Kami sudah berbicara dengan fintech di sana,” kata Boumahdi. “Ini adalah salah satu ekosistem fintech paling menarik di benua ini, dan mereka aktif mencari solusi operasional yang dapat diskalakan.”

Perusahaan ini memiliki kehadiran di:

  • Charlottetown, Kanada
  • Casablanca, Maroko; dan
  • London, Inggris.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • بالعربية
  • Português (Brasil)
  • 简体中文
  • English
  • Español
  • Français (Afrique)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • Português (Portugal)
  • Русский
  • 繁體中文
  • Українська
  • Tiếng Việt