Pernah bertanya-tanya apakah membeli emas secara on-chain benar-benar berbeda dari bekerja dengan broker tradisional? Spoiler alert: mekanisme pembelian hampir identik—dalam kedua skenario, Anda tidak pernah menyimpan batangan secara fisik di brankas Anda.
Inilah yang membedakan keduanya:
Rute Tradisional: Anda memperoleh kontrak bank atau membeli ETF yang mencerminkan harga emas. Anda memiliki hak atas nilai tersebut, tetapi logam fisik tetap disimpan di brankas institusional.
Rute Blockchain: Anda memperoleh token emas on-chain—representasi digital yang didukung oleh cadangan fisik atau mekanisme pelacakan harga. Kesepakatan serupa: Anda menyimpan catatan aset di blockchain, tetapi komoditas dasar tetap disimpan oleh kustodian.
Keuntungan sebenarnya? Emas on-chain menawarkan transparansi melalui smart contract, akses perdagangan 24/7, dan penyelesaian yang lebih cepat dibandingkan jam kerja bank tradisional. Anda mendapatkan keamanan emas tanpa logistik gudang, baik Anda memilih jalur tradisional maupun blockchain.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
9
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MerkleTreeHugger
· 01-15 07:15
Pada dasarnya semua hanyalah permainan di atas kertas, uang asli tetap di tangan orang lain.
Lihat AsliBalas0
FlashLoanPhantom
· 01-14 22:33
Pada dasarnya semua hanya kekayaan di atas kertas, emas dan perak asli masih harus bergantung pada pihak pengelola yang tidak kabur...
Lihat AsliBalas0
AllInAlice
· 01-13 12:51
ngl sudah bicara sepanjang waktu tapi belum ada yang benar-benar mendapatkan emas... semuanya hanya permainan di atas kertas
Lihat AsliBalas0
UnruggableChad
· 01-13 12:51
Singkatnya, emas di blockchain juga harus disimpan oleh orang lain untukmu, tidak ada bedanya dengan broker tradisional, semuanya hanyalah permainan bukti digital
Lihat AsliBalas0
LayoffMiner
· 01-13 12:49
Pada dasarnya semua hanya kekayaan di atas kertas, tidak ada yang benar-benar mendapatkan emas dan perak, trading 24/7 terdengar menyenangkan tetapi berapa banyak yang benar-benar bisa menghasilkan uang?
Lihat AsliBalas0
FlashLoanKing
· 01-13 12:41
Pada akhirnya, semua hanya kekayaan di atas kertas, baik emas di blockchain maupun emas batangan tradisional, bagaimanapun juga kamu tidak akan mendapatkan emas asli, ini semua hanyalah permainan kekuasaan
Lihat AsliBalas0
ApeWithNoChain
· 01-13 12:40
Sejujurnya, semuanya adalah aset kertas, siapa yang peduli apakah di blockchain atau di bank, yang penting adalah apakah itu benar-benar emas dan perak.
Lihat AsliBalas0
StakeHouseDirector
· 01-13 12:22
Pada dasarnya semua adalah kekayaan di atas kertas, emas dan perak asli siapa pun tidak bisa merasakannya haha
Pernah bertanya-tanya apakah membeli emas secara on-chain benar-benar berbeda dari bekerja dengan broker tradisional? Spoiler alert: mekanisme pembelian hampir identik—dalam kedua skenario, Anda tidak pernah menyimpan batangan secara fisik di brankas Anda.
Inilah yang membedakan keduanya:
Rute Tradisional: Anda memperoleh kontrak bank atau membeli ETF yang mencerminkan harga emas. Anda memiliki hak atas nilai tersebut, tetapi logam fisik tetap disimpan di brankas institusional.
Rute Blockchain: Anda memperoleh token emas on-chain—representasi digital yang didukung oleh cadangan fisik atau mekanisme pelacakan harga. Kesepakatan serupa: Anda menyimpan catatan aset di blockchain, tetapi komoditas dasar tetap disimpan oleh kustodian.
Keuntungan sebenarnya? Emas on-chain menawarkan transparansi melalui smart contract, akses perdagangan 24/7, dan penyelesaian yang lebih cepat dibandingkan jam kerja bank tradisional. Anda mendapatkan keamanan emas tanpa logistik gudang, baik Anda memilih jalur tradisional maupun blockchain.