Tidak peduli apakah penyelidikan pidana terhadap Powell itu benar atau tidak, pasar terlebih dahulu memperdagangkan “risiko kepercayaan”
Dalam pasar keuangan, pengaruh berita sering kali mendahului keaslian berita tersebut. Rumor tentang “penyelidikan pidana terhadap Powell” menarik perhatian besar bukan karena penyelidikan itu sendiri, tetapi karena langsung menyentuh satu isu inti—apakah independensi Federal Reserve sedang tergerus.
Bagi pasar, nilai Federal Reserve tidak hanya terletak pada alat suku bunga, tetapi pada kredibilitas sistem. Begitu kepala tertinggi bank sentral terlibat dalam sengketa hukum atau politik, meskipun belum terbukti, hal itu akan memperbesar “premi ketidakpastian kebijakan” dalam waktu singkat. Ini akan langsung tercermin pada fluktuasi dolar AS, obligasi pemerintah, emas, dan aset berisiko.
Pengalaman sejarah menunjukkan bahwa pasar tidak pandai menunggu klarifikasi, melainkan lebih cenderung mempre-empting penilaian terhadap skenario terburuk. Oleh karena itu, bahkan jika kejadian tersebut akhirnya terbukti palsu, fluktuasi tajam aset terkait selama fase guncangan emosional tetap nyata terjadi. Inilah sebabnya mengapa investor yang rasional lebih memperhatikan “bagaimana pasar mempercayai”, bukan “bagaimana fakta akhirnya terbukti”.#鲍威尔遭刑事调查
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Tidak peduli apakah penyelidikan pidana terhadap Powell itu benar atau tidak, pasar terlebih dahulu memperdagangkan “risiko kepercayaan”
Dalam pasar keuangan, pengaruh berita sering kali mendahului keaslian berita tersebut. Rumor tentang “penyelidikan pidana terhadap Powell” menarik perhatian besar bukan karena penyelidikan itu sendiri, tetapi karena langsung menyentuh satu isu inti—apakah independensi Federal Reserve sedang tergerus.
Bagi pasar, nilai Federal Reserve tidak hanya terletak pada alat suku bunga, tetapi pada kredibilitas sistem. Begitu kepala tertinggi bank sentral terlibat dalam sengketa hukum atau politik, meskipun belum terbukti, hal itu akan memperbesar “premi ketidakpastian kebijakan” dalam waktu singkat. Ini akan langsung tercermin pada fluktuasi dolar AS, obligasi pemerintah, emas, dan aset berisiko.
Pengalaman sejarah menunjukkan bahwa pasar tidak pandai menunggu klarifikasi, melainkan lebih cenderung mempre-empting penilaian terhadap skenario terburuk. Oleh karena itu, bahkan jika kejadian tersebut akhirnya terbukti palsu, fluktuasi tajam aset terkait selama fase guncangan emosional tetap nyata terjadi. Inilah sebabnya mengapa investor yang rasional lebih memperhatikan “bagaimana pasar mempercayai”, bukan “bagaimana fakta akhirnya terbukti”.#鲍威尔遭刑事调查