Belakangan ini, para pemain utama di pasar enkripsi, Bit (BTC), sedang berjuang untuk mempertahankan level harga di atas 110,000 dolar AS, namun beberapa indikator teknis menunjukkan kemungkinan adanya tren penurunan lebih lanjut.
Para ahli analisis enkripsi mata uang terbaru mengungkapkan pandangan bahwa sinyal "death cross" yang muncul pada indikator moving average convergence divergence (MACD) menyoroti bahwa Bitcoin mungkin menghadapi risiko penurunan lebih lanjut. MACD melacak momentum harga dengan membandingkan garis rata-rata bergerak jangka pendek dan jangka panjang, ketika garis jangka pendek memotong garis jangka panjang dari bawah, biasanya dianggap sebagai sinyal bearish.
Dari data sejarah, setiap kali bentuk teknis ini muncul, BTC sering mengalami penurunan yang signifikan. Analisis teknis terbaru menunjukkan bahwa BTC mungkin akan jatuh ke posisi support kunci di 100.000 dolar.
Pengamat pasar memperhatikan bahwa setelah kenaikan tajam di awal 2025, Bitcoin menghadapi resistensi di area 120.000 dolar AS dan kemudian mulai turun. Penurunan ini terutama disebabkan oleh tindakan penjualan dari investor besar (dikenal sebagai "ikan paus"). Saat ini, harga Bitcoin telah turun lebih dari 9% dari puncaknya, memasuki saluran penurunan. Melihat pada penurunan besar sebesar 28,1% yang terjadi pada Februari 2025, kita dapat melihat bahwa begitu momentum pasar berbalik, tekanan penjualan dapat dengan cepat terakumulasi.
Selain pergerakan harga, indikator sentimen pasar juga menunjukkan sinyal peringatan. Jumlah diskusi terkait Bitcoin di media sosial telah turun drastis, mencapai level terendah sejak Juni. Perubahan sentimen online ini menunjukkan bahwa kepercayaan investor ritel semakin menurun.
Secara keseluruhan, berbagai indikator di sisi teknis dan sentimen menunjukkan bahwa Bitcoin mungkin menghadapi penyesuaian jangka pendek. Namun, mengingat volatilitas tinggi di pasar enkripsi, para investor tetap harus waspada, memperhatikan pergerakan pasar dengan cermat, dan melakukan manajemen risiko yang baik.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SigmaValidator
· 08-27 10:50
Sekali lagi dianggap bodoh.
Lihat AsliBalas0
ChainDoctor
· 08-27 10:50
又到Posisi Penuhbuy the dip的好时机了
Lihat AsliBalas0
rekt_but_resilient
· 08-27 10:49
Sudah melihat dasar lagi ya?
Lihat AsliBalas0
VCsSuckMyLiquidity
· 08-27 10:45
Siapa yang tidak pernah mengalami penurunan dua kali pada lantainya?
Belakangan ini, para pemain utama di pasar enkripsi, Bit (BTC), sedang berjuang untuk mempertahankan level harga di atas 110,000 dolar AS, namun beberapa indikator teknis menunjukkan kemungkinan adanya tren penurunan lebih lanjut.
Para ahli analisis enkripsi mata uang terbaru mengungkapkan pandangan bahwa sinyal "death cross" yang muncul pada indikator moving average convergence divergence (MACD) menyoroti bahwa Bitcoin mungkin menghadapi risiko penurunan lebih lanjut. MACD melacak momentum harga dengan membandingkan garis rata-rata bergerak jangka pendek dan jangka panjang, ketika garis jangka pendek memotong garis jangka panjang dari bawah, biasanya dianggap sebagai sinyal bearish.
Dari data sejarah, setiap kali bentuk teknis ini muncul, BTC sering mengalami penurunan yang signifikan. Analisis teknis terbaru menunjukkan bahwa BTC mungkin akan jatuh ke posisi support kunci di 100.000 dolar.
Pengamat pasar memperhatikan bahwa setelah kenaikan tajam di awal 2025, Bitcoin menghadapi resistensi di area 120.000 dolar AS dan kemudian mulai turun. Penurunan ini terutama disebabkan oleh tindakan penjualan dari investor besar (dikenal sebagai "ikan paus"). Saat ini, harga Bitcoin telah turun lebih dari 9% dari puncaknya, memasuki saluran penurunan. Melihat pada penurunan besar sebesar 28,1% yang terjadi pada Februari 2025, kita dapat melihat bahwa begitu momentum pasar berbalik, tekanan penjualan dapat dengan cepat terakumulasi.
Selain pergerakan harga, indikator sentimen pasar juga menunjukkan sinyal peringatan. Jumlah diskusi terkait Bitcoin di media sosial telah turun drastis, mencapai level terendah sejak Juni. Perubahan sentimen online ini menunjukkan bahwa kepercayaan investor ritel semakin menurun.
Secara keseluruhan, berbagai indikator di sisi teknis dan sentimen menunjukkan bahwa Bitcoin mungkin menghadapi penyesuaian jangka pendek. Namun, mengingat volatilitas tinggi di pasar enkripsi, para investor tetap harus waspada, memperhatikan pergerakan pasar dengan cermat, dan melakukan manajemen risiko yang baik.