Tolak Diplomasi dengan AS, Pemerintah Iran Bakal Temui Putin


Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa ia akan pergi ke Moskow, Rusia untuk bertemu dengan Presiden Vladimir Putin setelah AS menyerang situs nuklir utama Iran. Dia mengatakan bahwa meskipun “pintu diplomasi” harus selalu terbuka, namun “saat ini tidak demikian.”
“Kami (Iran dan Rusia) menikmati kemitraan strategis dan kami selalu berkonsultasi satu sama lain dan mengkoordinasikan posisi kami,” ujar Araghchi.
Sebelumnya negara di Timur tengah tersebut menolak diplomasi dengan Amerika Serikat dan memutuskan untuk membalas serangan ke Bandara Ben Gurion Israel. Hal ini dilakukan sebab Iran memutuskan untuk mempertahankan kedaulatan, kepentingan, serta warga negaranya.
Araghci juga mengatakan bahwa AS sudah keterlaluan, yang membuat negara adidaya tersebut harus menerima konsekuensinya.
“Dan yang terakhir dan yang paling berbahaya adalah apa yang baru saja terjadi semalam ketika mereka melewati garis merah yang sangat besar dengan menyerang fasilitas nuklir saja,” katanya.
DIA-0,47%
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 2
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Ryakpandavip
· 2025-06-22 14:12
Ayo lakukan!💪
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)