Trump kembali menyampaikan beberapa pesan. Pertama, menurut laporan dari The Washington Post pada tanggal 20, dalam waktu singkat lebih dari dua minggu, terjadi pemandangan yang jarang terjadi di politik Amerika: tiga mantan presiden Partai Demokrat, Barack Obama, Joe Biden, dan Bill Clinton, secara berturut-turut mengecam secara terbuka pemerintahan Trump dan kebijakannya. Seorang sejarawan menyatakan bahwa di Amerika, mantan presiden yang secara terbuka mengkritik penerusnya sebenarnya tidak biasa, dan dalam waktu yang begitu singkat tiga mantan presiden melakukan hal ini secara bersamaan mungkin "belum pernah terjadi sebelumnya."
Selanjutnya, pada 19 April waktu setempat, jajak pendapat terbaru dari saluran berita dan bisnis konsumen Amerika Serikat (CNBC) menunjukkan bahwa Presiden AS Donald Trump menghadapi ketidakpuasan yang luas terkait kebijakan tarif, inflasi, dan pengeluaran pemerintah, yang menyebabkan tingkat dukungannya dalam masalah ekonomi jatuh ke level terendah selama masa jabatannya. Di berbagai daerah di Amerika Serikat pada tanggal 19 diadakan aksi protes, warga di kota-kota seperti Washington D.C., New York, San Francisco, dan Boston turun ke jalan untuk memprotes pemutusan hubungan kerja massal, peningkatan tarif, dan pengusiran imigran oleh pemerintah saat ini.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
29 Suka
Hadiah
29
13
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
Miss_1903
· 2025-04-21 16:12
HODL Tight 💪
Balas0
xiaoXiao
· 2025-04-21 03:06
Terima kasih banyak atas informasi Anda. Ayo lakukan saja!!!!!!
Lihat AsliBalas0
HeartInitial
· 2025-04-21 01:00
Ayo saja💪
Lihat AsliBalas0
DuniaForexCrypto
· 2025-04-21 00:15
mari kita tunggu gebrakan apa lagi yang akan dibuat oleh Trump
Balas0
CoinRelyOnUniversal
· 2025-04-20 23:12
快masukkan posisi!🚗
Lihat AsliBalas0
WinTheWorldWithWisdo
· 2025-04-20 22:30
Trump kembali menjadi sorotan dengan beberapa berita. Pertama, menurut laporan dari The Washington Post pada tanggal 20, dalam waktu lebih dari dua minggu, terjadi momen langka di panggung politik Amerika: tiga mantan presiden dari Partai Demokrat, Barack Obama, Joe Biden, dan Bill Clinton, secara berturut-turut mengutuk pemerintah Trump dan kebijakannya. Seorang sejarawan menyatakan bahwa di Amerika, mantan presiden secara terbuka mengkritik penerusnya sebenarnya bukanlah hal yang biasa, dan dalam waktu yang begitu singkat tiga mantan presiden melakukan hal yang sama mungkin "belum pernah terjadi sebelumnya".
Kedua, pada 19 April waktu setempat, jajak pendapat terbaru dari CNBC menunjukkan bahwa Presiden Amerika Trump menghadapi ketidakpuasan umum terkait langkah-langkah kebijakannya mengenai tarif, inflasi, dan pengeluaran pemerintah, yang menyebabkan tingkat dukungannya dalam isu ekonomi jatuh ke titik terendah sepanjang masa kepresidenannya.
Sementara itu, pada 19 April, banyak lokasi di Amerika menggelar aksi protes, di mana masyarakat di ibu kota Washington, New York, San Francisco, Boston, dan kota-kota lainnya turun ke jalan untuk memprotes kebijakan pemerintah saat ini yang melakukan pemecatan massal, menaikkan tarif, dan mendeportasi imigran.
Trump kembali menyampaikan beberapa pesan. Pertama, menurut laporan dari The Washington Post pada tanggal 20, dalam waktu singkat lebih dari dua minggu, terjadi pemandangan yang jarang terjadi di politik Amerika: tiga mantan presiden Partai Demokrat, Barack Obama, Joe Biden, dan Bill Clinton, secara berturut-turut mengecam secara terbuka pemerintahan Trump dan kebijakannya. Seorang sejarawan menyatakan bahwa di Amerika, mantan presiden yang secara terbuka mengkritik penerusnya sebenarnya tidak biasa, dan dalam waktu yang begitu singkat tiga mantan presiden melakukan hal ini secara bersamaan mungkin "belum pernah terjadi sebelumnya."
Selanjutnya, pada 19 April waktu setempat, jajak pendapat terbaru dari saluran berita dan bisnis konsumen Amerika Serikat (CNBC) menunjukkan bahwa Presiden AS Donald Trump menghadapi ketidakpuasan yang luas terkait kebijakan tarif, inflasi, dan pengeluaran pemerintah, yang menyebabkan tingkat dukungannya dalam masalah ekonomi jatuh ke level terendah selama masa jabatannya.
Di berbagai daerah di Amerika Serikat pada tanggal 19 diadakan aksi protes, warga di kota-kota seperti Washington D.C., New York, San Francisco, dan Boston turun ke jalan untuk memprotes pemutusan hubungan kerja massal, peningkatan tarif, dan pengusiran imigran oleh pemerintah saat ini.