Justin Keener mengajukan mosi darurat untuk mengajukan bukti baru yang mungkin menguntungkan Ripple dalam sengketa hukum yang sedang berlangsung dengan SEC
Bukti yang diklaim melibatkan data kontrak investasi yang dapat mempengaruhi definisi sekuritas dalam kasus tersebut.
Pengajuan tersebut bertepatan dengan upaya penyelesaian yang dilaporkan dan pertemuan SEC yang bersifat rahasia, semakin meningkatkan spekulasi di dalam komunitas XRP.
Perkembangan mendadak dalam kasus Ripple vs SEC telah memicu perdebatan baru di komunitas XRP. Permintaan darurat terbaru yang diajukan oleh Justin W. Keener, seorang tokoh yang sebelumnya terlibat dalam masalah hukum dengan SEC, telah membawa perhatian baru pada kasus yang sedang berlangsung. Keener mengajukan surat mendesak kepada pengadilan, menyatakan niatnya untuk menyajikan apa yang ia sebut sebagai "bukti yang menentukan" yang dapat mendukung pembelaan Ripple.
Jurnalis Fox Business, Eleanor Terrett, melaporkan tentang perkembangan ini, menyebutnya sebagai "pengajuan aneh" dalam dokumen Ripple. Komentar publiknya mengonfirmasi bahwa pengajuan tersebut secara eksplisit menyatakan dukungan untuk para tergugat sambil juga membuat permohonan yang lebih luas mengenai signifikansinya bagi publik Amerika. Karena kontennya yang samar dan waktu pengajuannya, kedatangan pengajuan ini telah menimbulkan rasa ingin tahu yang besar.
Koneksi ke Data Kontrak Investasi
Meskipun isi bukti tetap dirahasiakan, Keener menunjukkan bahwa materi tersebut terkait dengan kontrak investasi fisik yang dilaporkannya telah dikumpulkan. Menurut pengajuan, data ini dapat membantu menyelesaikan pertanyaan hukum besar seputar definisi sekuritas dan dapat mempengaruhi interpretasi yang digunakan dalam kasus SEC melawan Ripple. Relevansi dokumen-dokumen ini terhadap argumen hukum Ripple tetap tidak pasti tetapi tidak luput dari perhatian publik.
Masalah hukum masa lalu Justin Keener dengan SEC, terutama tuduhan beroperasi sebagai dealer saham penny yang tidak terdaftar, telah menyebabkan skeptisisme terhadap keterlibatannya. Meskipun latar belakangnya yang kontroversial, intervensinya yang tiba-tiba di tahap akhir kasus ini telah menimbulkan pertanyaan tentang motivasi potensial dan kemungkinan bobot bukti yang dia klaim miliki.
Perkembangan ini terjadi tepat ketika Ripple dan SEC telah mendekati kemungkinan penyelesaian. Pengajuan Keener bertepatan dengan pertemuan tertutup SEC yang diadakan pada 3 April. Spekulasi telah berkembang mengenai apakah kedua peristiwa ini terhubung dan apakah bukti yang diajukan mungkin menunda atau mempengaruhi pembicaraan penyelesaian yang sedang berlangsung.
Pos tentang Gugatan Ripple Mengalami Twist saat Keener Mengajukan Permintaan Bukti Darurat muncul di Crypto Front News. Kunjungi situs web kami untuk membaca lebih banyak artikel menarik tentang cryptocurrency, teknologi blockchain, dan aset digital.
Konten ini hanya untuk referensi, bukan ajakan atau tawaran. Tidak ada nasihat investasi, pajak, atau hukum yang diberikan. Lihat Penafian untuk pengungkapan risiko lebih lanjut.
Kasus Ripple Mengalami Twist Saat Keener Mengajukan Permohonan Bukti Darurat
Justin Keener mengajukan mosi darurat untuk mengajukan bukti baru yang mungkin menguntungkan Ripple dalam sengketa hukum yang sedang berlangsung dengan SEC
Bukti yang diklaim melibatkan data kontrak investasi yang dapat mempengaruhi definisi sekuritas dalam kasus tersebut.
Pengajuan tersebut bertepatan dengan upaya penyelesaian yang dilaporkan dan pertemuan SEC yang bersifat rahasia, semakin meningkatkan spekulasi di dalam komunitas XRP.
Perkembangan mendadak dalam kasus Ripple vs SEC telah memicu perdebatan baru di komunitas XRP. Permintaan darurat terbaru yang diajukan oleh Justin W. Keener, seorang tokoh yang sebelumnya terlibat dalam masalah hukum dengan SEC, telah membawa perhatian baru pada kasus yang sedang berlangsung. Keener mengajukan surat mendesak kepada pengadilan, menyatakan niatnya untuk menyajikan apa yang ia sebut sebagai "bukti yang menentukan" yang dapat mendukung pembelaan Ripple.
Jurnalis Fox Business, Eleanor Terrett, melaporkan tentang perkembangan ini, menyebutnya sebagai "pengajuan aneh" dalam dokumen Ripple. Komentar publiknya mengonfirmasi bahwa pengajuan tersebut secara eksplisit menyatakan dukungan untuk para tergugat sambil juga membuat permohonan yang lebih luas mengenai signifikansinya bagi publik Amerika. Karena kontennya yang samar dan waktu pengajuannya, kedatangan pengajuan ini telah menimbulkan rasa ingin tahu yang besar.
Koneksi ke Data Kontrak Investasi
Meskipun isi bukti tetap dirahasiakan, Keener menunjukkan bahwa materi tersebut terkait dengan kontrak investasi fisik yang dilaporkannya telah dikumpulkan. Menurut pengajuan, data ini dapat membantu menyelesaikan pertanyaan hukum besar seputar definisi sekuritas dan dapat mempengaruhi interpretasi yang digunakan dalam kasus SEC melawan Ripple. Relevansi dokumen-dokumen ini terhadap argumen hukum Ripple tetap tidak pasti tetapi tidak luput dari perhatian publik.
Masalah hukum masa lalu Justin Keener dengan SEC, terutama tuduhan beroperasi sebagai dealer saham penny yang tidak terdaftar, telah menyebabkan skeptisisme terhadap keterlibatannya. Meskipun latar belakangnya yang kontroversial, intervensinya yang tiba-tiba di tahap akhir kasus ini telah menimbulkan pertanyaan tentang motivasi potensial dan kemungkinan bobot bukti yang dia klaim miliki.
Perkembangan ini terjadi tepat ketika Ripple dan SEC telah mendekati kemungkinan penyelesaian. Pengajuan Keener bertepatan dengan pertemuan tertutup SEC yang diadakan pada 3 April. Spekulasi telah berkembang mengenai apakah kedua peristiwa ini terhubung dan apakah bukti yang diajukan mungkin menunda atau mempengaruhi pembicaraan penyelesaian yang sedang berlangsung.
Pos tentang Gugatan Ripple Mengalami Twist saat Keener Mengajukan Permintaan Bukti Darurat muncul di Crypto Front News. Kunjungi situs web kami untuk membaca lebih banyak artikel menarik tentang cryptocurrency, teknologi blockchain, dan aset digital.