Startup Republik Demokratik Kongo, Tuma, Mengumpulkan Pendanaan Terbesar yang Pernah Ada untuk Fintech di Negara Ini

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Tuma, sebuah startup fintech yang beroperasi di Republik Demokratik Kongo (DRC), baru-baru ini mengamankan putaran funding yang mengesankan sebesar $500,000.

Investasi ini menandai putaran funding terbesar yang pernah dicapai oleh perusahaan fintech Kongo, laporan menunjukkan.

Visa, Visible Hands, dan Social Justice Fund adalah beberapa peserta dalam putaran funding. Menurut startup yang baru berusia dua tahun tersebut, funding akan memungkinkan mereka untuk memperluas operasi mereka ke pasar tambahan dan meningkatkan penawaran produk mereka.

Tuma didirikan oleh Elijah Lubala dan Mpilo Makae dengan tujuan mempromosikan inklusi keuangan di Kongo. Startup ini menawarkan solusi digital yang memungkinkan pedagang untuk menerima pembayaran kartu menggunakan ponsel mereka.

Dengan hampir setengah populasi negara memiliki ponsel, Tuma memanfaatkan teknologi Point-of-Sale (POS) perangkat lunak untuk mengubah ponsel apa pun menjadi perangkat POS. Pendekatan inovatif ini memungkinkan pelanggan untuk melakukan pembayaran hanya dengan mengetuk kartu mereka di belakang ponsel, menawarkan solusi yang nyaman dan mudah diakses untuk transaksi.

Untuk memfasilitasi layanannya, Tuma telah menjalin kemitraan dengan berbagai lembaga keuangan termasuk:

  • UBA Bank Group
  • Credit Bank Kenya
  • InTouch
  • Appiawave
  • Cellulant, dan
  • Seerbit

Pendanaan terbaru Tuma bertepatan dengan pengenalan undang-undang startup oleh pemerintah Republik Demokratik Kongo (DRC) pada tahun 2022. RUU Startup, yang ditandatangani menjadi undang-undang pada September 2022 oleh Presiden Felix Tshisekedi, bertujuan untuk mendorong investasi dan memberikan dukungan kepada inovator teknologi dan pengusaha yang mendorong transformasi digital negara.

Menurut Partech, ekosistem startup Kongo mengumpulkan $38 juta dalam funding pada tahun 2022, dengan sebagian besar jumlah (98%) diberikan kepada perusahaan kripto, Jambo. Startup Web3 ini mengumpulkan $7,5 juta dalam funding awal pada Februari 2022 untuk memperkuat proyek yang sedang berlangsung dalam membangun ‘komunitas Web3 terbesar dan paling berpengaruh di seluruh Afrika.’

Pada Mei 2022, Jambo menutup putaran pendanaan Seri A senilai $30 juta yang dipimpin oleh Paradigm, menandai investasi pertama raksasa investasi berbasis crypto tersebut di Afrika.

Lihat Asli
Konten ini hanya untuk referensi, bukan ajakan atau tawaran. Tidak ada nasihat investasi, pajak, atau hukum yang diberikan. Lihat Penafian untuk pengungkapan risiko lebih lanjut.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan
Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate.io
Komunitas
Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • ไทย
  • Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)