Bitcoin (BTC), setelah pengumuman tarif baru Trump, meskipun pasar mengalami get dumped, mendekati level 80 ribu dolar, para ahli memperingatkan bahwa BTC berada di titik belok yang krusial.
Rencana tarif baru yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump pada Rabu malam lalu mengguncang pasar global secara mendalam. Situasi ini juga menurunkan harga Bitcoin sekitar %5. Bitcoin yang mengalami penurunan bersama pasar tradisional tampaknya untuk saat ini mengecewakan harapan investor akan "tempat aman". Namun, beberapa analis berpendapat bahwa kita telah memasuki periode di mana pentingnya BTC sebagai alat penyimpan nilai dapat meningkat.
Strategis pasar berpengalaman dari LMAX Group, Joel Kruger, menekankan bahwa ketidakpastian saat ini di pasar merupakan titik balik bagi Bitcoin, dan menyatakan bahwa minat investor terhadap BTC dapat meningkat di masa mendatang.
Menurut Kruger, ketika indeks Nasdaq dan S&P 500 turun ke level terendah tahun 2025, kemampuan harga Bitcoin untuk tetap di atas 75 ribu dolar, yang merupakan level terendah dalam tahun ini, menunjukkan bahwa BTC menunjukkan resistensi yang kuat.
Bitcoin dan Konflik Emas
Pertanyaan utama untuk pasar kripto adalah apakah Bitcoin dapat mengambil peran sebagai emas digital. Analis JPMorgan, Nikolaos Panigirtzoglou, menunjukkan bahwa BTC masih menunjukkan volatilitas tinggi dibandingkan dengan emas dan korelasinya dengan pasar saham tetap ada. Panigirtzoglou menekankan bahwa dalam kondisi saat ini, emas adalah pilihan yang lebih aman dibandingkan BTC, dengan potensi kenaikan nilai emas lebih tinggi dibandingkan dengan Bitcoin.
Konten ini hanya untuk referensi, bukan ajakan atau tawaran. Tidak ada nasihat investasi, pajak, atau hukum yang diberikan. Lihat Penafian untuk pengungkapan risiko lebih lanjut.
Bitcoin Mencapai Titik Balik Kritis Setelah Trump: Investor Akan Segera Menunjukkan Aset! - Koin Bülteni
Bitcoin (BTC), setelah pengumuman tarif baru Trump, meskipun pasar mengalami get dumped, mendekati level 80 ribu dolar, para ahli memperingatkan bahwa BTC berada di titik belok yang krusial.
Rencana tarif baru yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump pada Rabu malam lalu mengguncang pasar global secara mendalam. Situasi ini juga menurunkan harga Bitcoin sekitar %5. Bitcoin yang mengalami penurunan bersama pasar tradisional tampaknya untuk saat ini mengecewakan harapan investor akan "tempat aman". Namun, beberapa analis berpendapat bahwa kita telah memasuki periode di mana pentingnya BTC sebagai alat penyimpan nilai dapat meningkat.
Strategis pasar berpengalaman dari LMAX Group, Joel Kruger, menekankan bahwa ketidakpastian saat ini di pasar merupakan titik balik bagi Bitcoin, dan menyatakan bahwa minat investor terhadap BTC dapat meningkat di masa mendatang.
Menurut Kruger, ketika indeks Nasdaq dan S&P 500 turun ke level terendah tahun 2025, kemampuan harga Bitcoin untuk tetap di atas 75 ribu dolar, yang merupakan level terendah dalam tahun ini, menunjukkan bahwa BTC menunjukkan resistensi yang kuat.
Bitcoin dan Konflik Emas
Pertanyaan utama untuk pasar kripto adalah apakah Bitcoin dapat mengambil peran sebagai emas digital. Analis JPMorgan, Nikolaos Panigirtzoglou, menunjukkan bahwa BTC masih menunjukkan volatilitas tinggi dibandingkan dengan emas dan korelasinya dengan pasar saham tetap ada. Panigirtzoglou menekankan bahwa dalam kondisi saat ini, emas adalah pilihan yang lebih aman dibandingkan BTC, dengan potensi kenaikan nilai emas lebih tinggi dibandingkan dengan Bitcoin.