Dalam dunia startup teknologi yang penuh risiko, persaingannya sangat ketat — tetapi kali ini, mungkin telah melampaui batas. Raksasa penggajian global Deel diduga membayar €5.000 dalam cryptocurrency kepada seorang whistleblower yang mengintai perusahaan saingan Rippling dari dalam.
🕵️♂️ Plot Espionase “Gaya James Bond”
Keith O’Brien, seorang warga negara Irlandia dan mantan karyawan di Rippling, mengakui bahwa saat bekerja untuk perusahaan tersebut, ia secara diam-diam mengalirkan data internal ke Deel. Rencana yang diduga terjadi dimulai selama pertemuan di mana CEO Deel, Alex Bouaziz, menyebut James Bond dan menawarkan O’Brien €5.000 untuk wawasan tentang cara Rippling beroperasi.
Setelah menerima pembayaran pertama, O’Brien mengklaim bahwa ayah Alex, CFO Deel Philippe Bouaziz, menyarankan agar pembayaran di masa depan dilakukan melalui cryptocurrency karena itu "tidak meninggalkan jejak." O’Brien mengatakan bahwa ia dibayar dalam Ethereum ke dompet blockchain.com miliknya, kemudian mengubahnya menjadi fiat karena volatilitas pasar.
🗂️ Dokumen Internal yang Bocor dan Strategi Kompetitif
Selama misi rahasianya, O’Brien dilaporkan berhasil mengakses file-file rahasia, termasuk peta jalan produk dan strategi internal yang memposisikan Rippling sebagai alternatif yang lebih baik dibandingkan Deel.
Akhirnya, rencana itu terungkap. O’Brien menerima perintah pengadilan dan curiga bahwa Rippling telah menjebak. Deel diduga mendorongnya untuk secara publik mengklaim bahwa Rippling telah memfasilitasi pembayaran yang disetujui ke Rusia — sebuah klaim yang kini dia sesali.
“Saya menyadari bahwa saya menyakiti diri saya dan keluarga saya untuk melindungi Deel,” kata O’Brien dalam sebuah afidavit bersumpah yang diajukan ke Pengadilan Tinggi Irlandia.
🤝 Dari Pelamar Kerja menjadi Operatif Tersembunyi
Menariknya, O’Brien sebelumnya telah melamar pekerjaan di Deel — tetapi gagal. Dia tetap berhubungan dengan CEO Bouaziz dan memberitahunya tentang rencananya untuk meninggalkan Rippling. Saat itulah dia diduga direkrut untuk menjadi "mata-mata."
⚖️ Deel Menghadapi Gugatan Besar
Skandal pecah pada Maret 2025 ketika Rippling mengajukan gugatan terhadap Deel, menuduh perusahaan tersebut melakukan penggelapan rahasia dagang, pemerasan, dan campur tangan yang melanggar hukum dalam bisnis.
Sementara Deel belum memberikan komentar secara publik, dokumen pengadilan dan kesaksian O’Brien sekarang menawarkan sekilas dramatis tentang apa yang mungkin menjadi salah satu kasus spionase korporat paling berani di dunia teknologi.
Tetap selangkah lebih maju – ikuti profil kami dan tetap terinformasi tentang semua hal penting di dunia cryptocurrency!
Pemberitahuan:
,,Informasi dan pandangan yang disajikan dalam artikel ini dimaksudkan hanya untuk tujuan pendidikan dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat investasi dalam situasi apapun. Konten halaman-halaman ini tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau bentuk nasihat lainnya. Kami mengingatkan bahwa berinvestasi dalam cryptocurrency bisa berisiko dan dapat menyebabkan kerugian finansial.“
Konten ini hanya untuk referensi, bukan ajakan atau tawaran. Tidak ada nasihat investasi, pajak, atau hukum yang diberikan. Lihat Penafian untuk pengungkapan risiko lebih lanjut.
Kripto-Didorong Spionase: Deel Dituduh Mengintai Pesaing Menggunakan €5,000 dalam Ether
Dalam dunia startup teknologi yang penuh risiko, persaingannya sangat ketat — tetapi kali ini, mungkin telah melampaui batas. Raksasa penggajian global Deel diduga membayar €5.000 dalam cryptocurrency kepada seorang whistleblower yang mengintai perusahaan saingan Rippling dari dalam.
🕵️♂️ Plot Espionase “Gaya James Bond” Keith O’Brien, seorang warga negara Irlandia dan mantan karyawan di Rippling, mengakui bahwa saat bekerja untuk perusahaan tersebut, ia secara diam-diam mengalirkan data internal ke Deel. Rencana yang diduga terjadi dimulai selama pertemuan di mana CEO Deel, Alex Bouaziz, menyebut James Bond dan menawarkan O’Brien €5.000 untuk wawasan tentang cara Rippling beroperasi. Setelah menerima pembayaran pertama, O’Brien mengklaim bahwa ayah Alex, CFO Deel Philippe Bouaziz, menyarankan agar pembayaran di masa depan dilakukan melalui cryptocurrency karena itu "tidak meninggalkan jejak." O’Brien mengatakan bahwa ia dibayar dalam Ethereum ke dompet blockchain.com miliknya, kemudian mengubahnya menjadi fiat karena volatilitas pasar.
🗂️ Dokumen Internal yang Bocor dan Strategi Kompetitif Selama misi rahasianya, O’Brien dilaporkan berhasil mengakses file-file rahasia, termasuk peta jalan produk dan strategi internal yang memposisikan Rippling sebagai alternatif yang lebih baik dibandingkan Deel. Akhirnya, rencana itu terungkap. O’Brien menerima perintah pengadilan dan curiga bahwa Rippling telah menjebak. Deel diduga mendorongnya untuk secara publik mengklaim bahwa Rippling telah memfasilitasi pembayaran yang disetujui ke Rusia — sebuah klaim yang kini dia sesali. “Saya menyadari bahwa saya menyakiti diri saya dan keluarga saya untuk melindungi Deel,” kata O’Brien dalam sebuah afidavit bersumpah yang diajukan ke Pengadilan Tinggi Irlandia.
🤝 Dari Pelamar Kerja menjadi Operatif Tersembunyi Menariknya, O’Brien sebelumnya telah melamar pekerjaan di Deel — tetapi gagal. Dia tetap berhubungan dengan CEO Bouaziz dan memberitahunya tentang rencananya untuk meninggalkan Rippling. Saat itulah dia diduga direkrut untuk menjadi "mata-mata."
⚖️ Deel Menghadapi Gugatan Besar Skandal pecah pada Maret 2025 ketika Rippling mengajukan gugatan terhadap Deel, menuduh perusahaan tersebut melakukan penggelapan rahasia dagang, pemerasan, dan campur tangan yang melanggar hukum dalam bisnis. Sementara Deel belum memberikan komentar secara publik, dokumen pengadilan dan kesaksian O’Brien sekarang menawarkan sekilas dramatis tentang apa yang mungkin menjadi salah satu kasus spionase korporat paling berani di dunia teknologi.
#Ethereum , #CryptoNewss , #BlockchainNews , #ETH , #CryptoNewsCommunity
Tetap selangkah lebih maju – ikuti profil kami dan tetap terinformasi tentang semua hal penting di dunia cryptocurrency! Pemberitahuan: ,,Informasi dan pandangan yang disajikan dalam artikel ini dimaksudkan hanya untuk tujuan pendidikan dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat investasi dalam situasi apapun. Konten halaman-halaman ini tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau bentuk nasihat lainnya. Kami mengingatkan bahwa berinvestasi dalam cryptocurrency bisa berisiko dan dapat menyebabkan kerugian finansial.“